Oposisi Israel Desak Netanyahu Akui Negara Palestina dengan Syarat Tertentu

Jum'at, 24 Mei 2024 - 11:08 WIB
loading...
Oposisi Israel Desak...
Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid desak PM Benjamin Netanyahu menerima Palestina sebagai negara dengan syarat dan jaminan tertentu. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid mendesak Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu untuk menerima Palestina sebagai negara dengan syarat dan jaminan tertentu.

Lapid, pemimpin Partai Yesh Atid yang berhaluan tengah, menyampaikan komentarnya setelah Norwegia, Irlandia, dan Spanyol mengumumkan bahwa mereka akan mengakui Palestina sebagai negara yang merdeka, efektif mulai 28 Mei 2024.

Menyalahkan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir karena mencegah Netanyahu mengambil posisi serupa, Lapid berkata: “Netanyahu harus menyatakan bahwa dalam kondisi tertentu dan jaminan khusus, dia bersedia menerima Negara Palestina di masa depan yang ikut memerangi terorisme.”

Baca Juga: AS Menentang Pengakuan Sepihak 3 Negara Eropa atas Negara Palestina

Lapid, seperti dikutip Anadolu, Jumat (24/5/2024), tidak memberikan rincian mengenai kondisi dan jaminan apa yang harus diberikan, atau sifat kerja sama dari Negara Palestina yang diusulkan.

Mengkritik Ben-Gvir yang dikenal sebagai politisi ekstremis, pemimpin oposisi tersebut mengatakan Ben-Gvir “tidak mengizinkan” Netanyahu mengumumkan kesiapannya untuk mengakui Palestina sebagai sebuah negara, dan menggambarkan situasi saat ini sebagai “kegilaan yang kita alami”.

Palestina sudah diakui oleh delapan negara Eropa: Bulgaria, Polandia, Republik Ceko, Rumania, Slovakia, Hongaria, Swedia, dan pemerintahan Siprus Yunani.

Rusia juga menegaskan kembali pengakuannya terhadap Negara Palestina.

“Uni Soviet mengakui Negara Palestina,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. “Hal ini benar-benar sejalan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan dan pendekatan solusi dua negara.”

“Kami adalah penerus Uni Soviet dan melanjutkan posisi kami yang konsisten dan transparan mengenai hal ini,” imbuh Peskov.

Secara internasional, Otoritas Nasional Palestina diakui sebagai negara berdaulat oleh 143 anggota PBB dan setengah dari kelompok G20, termasuk China, India, india, Meksiko, Brasil, Afrika Selatan, dan Türki.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!
Rekomendasi
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
Berita Terkini
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved