Su-30SM2 Rusia Dipersenjatai Rudal R-37M, Jet F-16 untuk Ukraina Jadi Target Empuk
Jum'at, 24 Mei 2024 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
Sejumlah laporan menunjukkan bahwa pesawat MiG-31 telah berhasil menjatuhkan beberapa pesawat Ukraina menggunakan rudal R-37M. Pada bulan Desember 2023, sebuah jet tempur MiG-29 Ukraina ditembak jatuh oleh rudal R-37M, yang menegaskan efektivitas rudal tersebut dalam pertempuran.
Ancaman rudal ini dilaporkan telah memaksa pilot Ukraina mengembangkan taktik untuk menghindarinya. Seorang pilot Ukraina sebelumnya mengakui bahwa meskipun R-37M tidak mencapai banyak serangan langsung, hal ini memaksa pilot Ukraina untuk mengubah jalur penerbangan mereka untuk menghindari potensi serangan, sehingga mengganggu misi mereka.
Manuver mengelak ini dapat dianggap sebagai “pembunuhan ringan” karena mencegah pilot mencapai tujuannya.
Meskipun demikian, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa Su-30SM2, yang terlihat membawa rudal R-37M, sedang dalam misi untuk menghancurkan kapal tak berawak Angkatan Bersenjata Ukraina di Laut Hitam.
Operasi tersebut melibatkan penerimaan data target dari operator peralatan pengawasan dan berhasil menghilangkan semua kapal tak berawak yang terdeteksi.
“Menghancurkan kapal musuh yang tidak berawak adalah tugas yang menantang karena ukurannya yang kecil dan sulitnya mendeteksinya di latar belakang laut. Kompleksitasnya terletak pada waktu yang hanya sepersekian detik untuk membidik saat menyelam,” kata salah satu pilot Rusia yang terlibat dalam misi tersebut, seperti dikutip EurAsian Times, Jumat (24/5/2024).
Su-30SM2, versi lanjutan dari seri Su-30, dapat memanfaatkan jangkauan R-37M yang lebih luas dan kecepatan tinggi untuk secara efektif menyerang target jarak jauh. R-37M meningkatkan superioritas udara dan misi multi-peran Su-30SM2.
Fleksibilitas ini sangat penting untuk mempertahankan dominasi udara, khususnya di lingkungan yang diperebutkan dimana kemampuan untuk menetralisir ancaman dari jauh dapat menjadi penentu.
Ancaman rudal ini dilaporkan telah memaksa pilot Ukraina mengembangkan taktik untuk menghindarinya. Seorang pilot Ukraina sebelumnya mengakui bahwa meskipun R-37M tidak mencapai banyak serangan langsung, hal ini memaksa pilot Ukraina untuk mengubah jalur penerbangan mereka untuk menghindari potensi serangan, sehingga mengganggu misi mereka.
Manuver mengelak ini dapat dianggap sebagai “pembunuhan ringan” karena mencegah pilot mencapai tujuannya.
Meskipun demikian, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa Su-30SM2, yang terlihat membawa rudal R-37M, sedang dalam misi untuk menghancurkan kapal tak berawak Angkatan Bersenjata Ukraina di Laut Hitam.
Operasi tersebut melibatkan penerimaan data target dari operator peralatan pengawasan dan berhasil menghilangkan semua kapal tak berawak yang terdeteksi.
“Menghancurkan kapal musuh yang tidak berawak adalah tugas yang menantang karena ukurannya yang kecil dan sulitnya mendeteksinya di latar belakang laut. Kompleksitasnya terletak pada waktu yang hanya sepersekian detik untuk membidik saat menyelam,” kata salah satu pilot Rusia yang terlibat dalam misi tersebut, seperti dikutip EurAsian Times, Jumat (24/5/2024).
Ancaman Bagi Jet Tempur F-16
Su-30SM2, versi lanjutan dari seri Su-30, dapat memanfaatkan jangkauan R-37M yang lebih luas dan kecepatan tinggi untuk secara efektif menyerang target jarak jauh. R-37M meningkatkan superioritas udara dan misi multi-peran Su-30SM2.
Fleksibilitas ini sangat penting untuk mempertahankan dominasi udara, khususnya di lingkungan yang diperebutkan dimana kemampuan untuk menetralisir ancaman dari jauh dapat menjadi penentu.
Lihat Juga :