Netanyahu Murka ICC Ingin Menangkap Dia dan Menhan Israel
Selasa, 21 Mei 2024 - 15:43 WIB
loading...
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menuduh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) menetapkan “preseden berbahaya” setelah jaksa utamanya, Karim Khan, meminta surat perintah penangkapan bagi Netanyahu.
Tak hanya Netanyahu, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant juga hendak ditangkap atas dugaan kejahatan perang terhadap warga sipil Palestina di Gaza.
Dalam pernyataan pada Senin malam (20/5/2024), Netanyahu menyebut keputusan jaksa ICC itu “tidak masuk akal.”
Dia mengklaim bahwa keputusan tersebut “merusak hak setiap negara demokrasi untuk membela diri.” Dia juga menegaskan pengadilan tersebut “tidak memiliki yurisdiksi atas Israel.”
"Penyalahgunaan wewenang ini oleh Khan hanya akan menjadikan ICC sekedar lelucon. Dia melakukan hal lain. Dia dengan kejam menuangkan bensin ke dalam api anti-Semitisme yang berkobar di seluruh dunia. Melalui keputusan yang menghasut ini, Khan mengambil tempatnya di antara para antisemit terbesar di zaman modern,” tegas Netanyahu.
Tak hanya Netanyahu, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant juga hendak ditangkap atas dugaan kejahatan perang terhadap warga sipil Palestina di Gaza.
Dalam pernyataan pada Senin malam (20/5/2024), Netanyahu menyebut keputusan jaksa ICC itu “tidak masuk akal.”
Dia mengklaim bahwa keputusan tersebut “merusak hak setiap negara demokrasi untuk membela diri.” Dia juga menegaskan pengadilan tersebut “tidak memiliki yurisdiksi atas Israel.”
"Penyalahgunaan wewenang ini oleh Khan hanya akan menjadikan ICC sekedar lelucon. Dia melakukan hal lain. Dia dengan kejam menuangkan bensin ke dalam api anti-Semitisme yang berkobar di seluruh dunia. Melalui keputusan yang menghasut ini, Khan mengambil tempatnya di antara para antisemit terbesar di zaman modern,” tegas Netanyahu.
Lihat Juga :