Siapa Sally Becker? Malaikat Mostar yang Membantu Anak-anak Gaza

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Tak gentar dengan kekecewaannya, dia berhasil masuk ke tengah konflik yang berkecamuk.

Saat itu, Mostar sedang dikepung, dan bagian timurnya diblokade sepenuhnya, serupa dengan situasi saat ini di Gaza, katanya.

Perbekalan penting tidak dapat menjangkau mereka yang terjebak di dalam, menyebabkan krisis kemanusiaan yang mengerikan, dan Becker mulai membawa bantuan ke sisi barat kota.

Akrab dengan Perang

Momen terobosannya terjadi ketika dia didekati oleh Leo Sorensen, petugas Urusan Sipil PBB.

“Dia berkata, ‘Anda adalah satu-satunya pekerja bantuan internasional yang diizinkan masuk dan keluar adalah Mostar. Bisakah Anda mendapatkan izin untuk mengevakuasi seorang anak dari sisi timur?'” ungkapnya.

Dia berhasil mendapatkan izin dan mengambil tugas berbahaya untuk melintasi garis depan dengan ambulans tua, yang akhirnya mengevakuasi ratusan orang, termasuk anak-anak yang terluka dan ibu mereka.

Baca Juga: Menteri Israel Ini Ancam mundur Jika Tidak Ada Rencana Pascaperang di Gaza

Bagi Becker, pekerjaan hidupnya didorong oleh rasa belas kasih dan ketidakberpihakan, dengan penderitaan anak-anak yang tidak bersalah melampaui batas-batas kebangsaan atau konflik politik.

“Bagi saya, tidak ada perbedaan antara anak yang menderita di Mostar, atau anak yang menderita di Lebanon, atau anak yang menderita di Israel, atau di Kosovo, atau di sejumlah negara lainnya,” katanya.

“Saya tidak pernah melihat siapa mereka atau apa latar belakang mereka karena itu tidak penting. Yang penting adalah anak-anak tak berdosa ini telah dirugikan karena kita belum menemukan cara untuk menyelesaikan perbedaan-perbedaan kita – sebuah cara untuk menghindari menyakiti orang-orang tak bersalah setiap kali kita berperang satu sama lain.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
ARMY Syok! Harga Hotel...
ARMY Syok! Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved