Asal-usulnya Mencurigakan, Wali Kota di Filipina Dituduh sebagai Aset China
Minggu, 19 Mei 2024 - 11:30 WIB
loading...
Alice Guo (35), Wali Kota Bamban di Filipina, dituduh bertindak sebagai aset China setelah asal-usulnya mencurigakan banyak pihak. Foto/Facebook via Fox News
A
A
A
MANILA - Alice Guo (35), Wali Kota Bamban di Filipina, dituduh bertindak sebagai aset China setelah asal-usulnya mencurigakan banyak pihak. Tuduhan ini muncul di tengah meningkatnya sengketa wilayah antara kedua negara.
"Tidak ada yang mengenalnya. Kami bertanya-tanya dari mana asalnya. Itu sebabnya kami menyelidiki hal ini, bersama dengan Biro Imigrasi, karena pertanyaan tentang kewarganegaraannya," kata Presiden Filipina Ferdinand Marcos.
Alice Guo, seperti dikutip BBC, Minggu (19/5/2024), berada di tengah-tengah potensi skandal mengenai asal usul dan kesetiaannya. Dia mengaku dibesarkan di peternakan babi dan tidak menyampaikan kekhawatiran apa pun sebelum penemuan aneh terjadi di kotanya bulan ini.
Baca Juga: China Kerahkan J-20 ke Dekat Markas Jet Tempur Siluman F-35 dan F-22 AS
Otoritas penegakan hukum setempat menemukan bahwa kasino online dengan nama Philippine Offshore Gambling Operator (Pogo) di Bamban sebenarnya berfungsi sebagai kedok untuk "pusat penipuan", yang memiliki hampir 700 pekerja—termasuk lebih dari 200 warga negara China—yang menyamar sebagai "online lovers”.
Penggerebekan di lokasi tersebut pada bulan Maret berhasil menyelamatkan semua pekerja tersebut, yang mengaku bahwa mereka dipaksa bekerja untuk pemiliknya.
"Tidak ada yang mengenalnya. Kami bertanya-tanya dari mana asalnya. Itu sebabnya kami menyelidiki hal ini, bersama dengan Biro Imigrasi, karena pertanyaan tentang kewarganegaraannya," kata Presiden Filipina Ferdinand Marcos.
Alice Guo, seperti dikutip BBC, Minggu (19/5/2024), berada di tengah-tengah potensi skandal mengenai asal usul dan kesetiaannya. Dia mengaku dibesarkan di peternakan babi dan tidak menyampaikan kekhawatiran apa pun sebelum penemuan aneh terjadi di kotanya bulan ini.
Baca Juga: China Kerahkan J-20 ke Dekat Markas Jet Tempur Siluman F-35 dan F-22 AS
Otoritas penegakan hukum setempat menemukan bahwa kasino online dengan nama Philippine Offshore Gambling Operator (Pogo) di Bamban sebenarnya berfungsi sebagai kedok untuk "pusat penipuan", yang memiliki hampir 700 pekerja—termasuk lebih dari 200 warga negara China—yang menyamar sebagai "online lovers”.
Penggerebekan di lokasi tersebut pada bulan Maret berhasil menyelamatkan semua pekerja tersebut, yang mengaku bahwa mereka dipaksa bekerja untuk pemiliknya.
Lihat Juga :