Pasukan Israel Kepung Total Beit Hanoun di Gaza Utara, Tak Ada Makanan dan Air

Sabtu, 18 Mei 2024 - 12:38 WIB
loading...
Pasukan Israel Kepung...
Tentara Israel beroperasi di lokasi yang disebutkan sebagai Beit Hanoun, Gaza utara. Foto/idf
A A A
GAZA - Ribuan warga Palestina mengalami hari kelima berturut-turut blokade Israel di kota Beit Hanoun, Jalur Gaza utara.

Kini warga menghadapi kekurangan parah kebutuhan pokok termasuk air dan makanan, menurut Kantor Media Gaza.

“Kami menerima lusinan permohonan dari penduduk Beit Hanoun, yang telah terdampar selama lima hari berturut-turut setelah pasukan pendudukan menyusup dan mengepung mereka dari pintu masuk Beit Hanoun dan menyerbu kamp Jabalia,” ungkap pernyataan kantor Media Gaza pada Kamis (16/4/2024).

Warga belum menerima makanan, air, atau kebutuhan dasar apa pun sejak awal operasi militer Israel di kamp tersebut, kantor tersebut menekankan.

“Mereka benar-benar terkepung di dalam kota, dan mereka menderita akibat penembakan hebat dan serangan hebat di sisi timur kamp Jabalia, yang mengakibatkan banyak orang terluka tanpa adanya pusat medis atau rumah sakit untuk merawat mereka di kota setelah tentara pendudukan menghancurkan Rumah Sakit Kota Beit Hanoun,” papar Kantor Media Gaza.

Kantor Media menegaskan, “Pendudukan bertanggung jawab atas nyawa warga negara ini, termasuk ribuan anak-anak dan perempuan.”

Mereka menyerukan komunitas internasional dan organisasi bantuan “untuk bertindak menyelamatkan warga, mengakhiri pengepungan Israel, dan menghentikan kejahatan yang dilakukan tentara pendudukan di kamp Jabalia yang telah mengakibatkan puluhan orang menjadi martir dan terluka, penghancuran seluruh blok permukiman, dan perusakan fasilitas umum dan lembaga pelayanan.”

Al-Jazeera melaporkan pada Jumat, pasukan kolonial Israel memperluas serangan mereka ke kota Rafah di selatan, dan kamp Jabaliya di utara, sementara pasukan Israel terus mengepung pusat-pusat penampungan bagi para pengungsi di Beit Hanoun, utara kota tersebut.

Lebih dari 35.000 Orang Tewas


Saat ini diadili di Mahkamah Internasional (ICJ) atas tuduhan genosida terhadap warga Palestina, Israel melancarkan perang yang menghancurkan di Gaza sejak 7 Oktober.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 35.303 warga Palestina telah terbunuh, dan 79.261 terluka dalam genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza sejak 7 Oktober.

Selain itu, 11.000 orang masih belum ditemukan, diperkirakan tewas di bawah reruntuhan rumah mereka di seluruh Jalur Gaza.

Organisasi-organisasi Palestina dan internasional mengatakan mayoritas dari mereka yang terbunuh dan terluka adalah perempuan dan anak-anak.

Perang Israel telah mengakibatkan kelaparan akut, sebagian besar di bagian utara Gaza, yang mengakibatkan kematian banyak warga Palestina, kebanyakan anak-anak.

Baca juga: Houthi Tembak Jatuh Drone Reaper AS Lainnya, Gunakan Rudal Murah Buatan Sendiri
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Didier Deschamps Absen...
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis di Piala Dunia 2026 usai Ibunda Meninggal Dunia
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved