Kota Kecil di Filipina Bisa Jadi Medan Perang karena Akan Jadi Pangkalan Tentara AS

Senin, 13 Mei 2024 - 18:55 WIB
loading...
A A A
“Salah satu tantangan yang kami hadapi saat ini di lapangan terbang ini adalah tidak adanya banyak tempat parkir atau taxiway atau ruang apron tambahan untuk memfasilitasi banyak pesawat,” kata Schultz.

Proyek Militer Bernilai Jutaan Dolar

Kota Kecil di Filipina Bisa Jadi Medan Perang karena Akan Jadi Pangkalan Tentara AS

Foto/AP

Duta Besar untuk AS Jose Manuel Romualdez mengatakan, perjanjian EDCA, yang ditandatangani pada tahun 2014, memiliki jangka waktu awal selama 10 tahun dan telah diperpanjang secara otomatis dengan kedua belah pihak berdasarkan perjanjian tersebut.

Perjanjian tersebut memungkinkan kelompok pasukan AS yang bergilir untuk tetap bebas sewa di lokasi militer dan menyimpan peralatan pertahanan mereka – kecuali senjata nuklir – di sana.

AS telah mengalokasikan lebih dari USD82 juta untuk pembangunan amunisi dan penyimpanan bahan bakar, fasilitas pelatihan tempur perkotaan, parkir pesawat, perbaikan landasan pacu dan gudang untuk barang-barang tanggap kemanusiaan di lima lokasi EDCA pertama.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. setuju untuk menambah empat lokasi EDCA lagi di mana pasukan AS dapat tinggal, termasuk kamp angkatan laut Filipina di Santa Ana dan bandara Lal-lo, tahun lalu.

Marcos dan pejabat Filipina lainnya mengatakan kehadiran baru militer AS akan memperkuat pertahanan eksternal Filipina dan membantu masyarakat Filipina merespons bencana alam dengan lebih cepat dan tidak ditujukan ke negara mana pun.

Namun China telah menyatakan kekhawatirannya atas peningkatan penempatan pasukan AS di Filipina dan tempat lain di Asia dan mengatakan bahwa situs EDCA di Filipina utara dapat berfungsi sebagai pos pengawasan dan landasan bagi pasukan AS untuk membendung Beijing.

Tampilan kesiapan tempur yang dilakukan AS dan Filipina, menurut Romualdez, bertujuan untuk mencegah konflik besar dengan membuat pemimpin China Xi Jinping menyadari akibat dari tindakan yang salah.

“Kami justru melakukan semua hal ini sebagai pencegahan,” kata Romualdez. “Kami mencoba memberi tahu Xi, ketika Anda bangun di pagi hari, Anda akan berkata pada diri sendiri, 'Saya tidak akan melakukannya.' Tidak hari ini, tidak besok, dan mudah-mudahan tidak akan pernah.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Dikritik karena Terima...
Dikritik karena Terima Hadiah Pesawat Air Force One dari Qatar, Ini Jawaban Trump
Rekomendasi
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Microdrama China The...
Microdrama China The Little Lucky Star Tayang di V+Short, Ini Sinopsisnya
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Berita Terkini
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved