Tahanan Penjara Papua Nugini Kabur Massal, 11 Ditembak Mati, 36 Buron

Rabu, 19 Agustus 2020 - 00:17 WIB
loading...
Tahanan Penjara Papua...
Kompleks penjara Buimo di Papua Nugini. Foto/PNG Post-Courier
A A A
PORT MORESBY - Para tahanan di penjara Papua Nugini melarikan diri secara massal pada Jumat pekan lalu. Pihak berwenang setempat pada Selasa (18/8/2020) mengatakan 11 tahanan ditembak mati, dan 36 tahanan lainnya masih dalam pelarian.

Para tahanan melarikan diri dari penjara Buimo di Kota Lae, kota terbesar kedua di negara Pasifik tersebut. Mereka bergegas melewati gerbang ketika seorang tahanan yang sakit dipindahkan untuk perawatan medis.

Kelompok tahanan membuat seorang petugas jaga penjaga kewalahan. Komisaris LayananPemasyarakatan Stephen Pokanis mengatakan 11 tahanan ditembak mati oleh penjaga dan polisi selama upaya untuk menangkap kelompok tahanan tersebut.

"Kami telah memperbarui statistik kami, sebenarnya ada 47 tahanan (terlibat)—11 tewas dan berada di kamar mayat Lae, dan 36 masih buron," katanya kepada AFP, Selasa. (Baca: 500 Tahanan Palestina Berada di Penjara Israel Selama 15 Tahun )

Aksi kabur massal tahanan dari penjara ini sudah yang keempat di Papua Nugini pada tahun ini. Sebanyak 16 tahanan melarikan diri dari Buimo pada Januari sementara 17 lainnya ditembak mati selama melarikan diri dari fasilitas tersebut pada 2017.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
AS Akui Rudal Iran Makin...
AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan
Rekomendasi
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Infografis
9 IAIN Berubah Jadi...
9 IAIN Berubah Jadi UIN, Ini Daftar 11 PTKN yang Beralih Status
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved