AS, Filipina, dan Australia Tembak dan Tenggelamkan Kapal Perang Buatan China

Jum'at, 10 Mei 2024 - 08:31 WIB
loading...
A A A
“Pihak Filipina sedang bersiap untuk menggunakannya sebagai target dalam skenario simulasi ‘kapal musuh’, yang menunjukkan niat provokatif yang jelas,” tulis media pemerintah China tersebut.

Roy Vincent Trinidad, juru bicara Angkatan Laut Filipina, mengatakan bahwa pemilihan kapal perang tersebut hanya kebetulan. "Jangan menganggap hal itu penting," katanya.

Namun, model kapal yang digunakan untuk mewakili kapal perang Lake Caliraya memiliki kemiripan yang mencolok dengan dua kapal induk pertama China, yaitu Liaoning dan Shandong. Demikian analisis Max Montero, pengguna akun X yang berfokus pada keamanan maritim Filipina, yang membagikan foto yang dikaitkan dengan direktur Pusat Pelatihan Gabungan dan Kombinasi Militer Filipina Kolonel Michael Logico.

“Latihan militer tidak boleh menargetkan atau merugikan kepentingan pihak ketiga mana pun, juga tidak boleh merusak kepercayaan antarnegara dan memengaruhi perdamaian dan stabilitas di kawasan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menjelang latihan perang gabungan AS dan sekutunya, dalam konferensi pers pada hari Selasa.

“Negara-negara terkait perlu menghentikan pelanggaran dan provokasi di laut, berhenti memicu konfrontasi, dan berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas di kawasan ini,” katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved