Tentara Bayaran Kuba Ikut Berperang untuk Rusia Melawan Tentara Ukraina, Ini Motifnya

Minggu, 05 Mei 2024 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Membawa warga Kuba ke Rusia relatif mudah. Kedua negara telah menjadi sekutu sejak Perang Dingin, warga Kuba tidak memerlukan visa untuk bepergian ke Rusia dan penerbangan langsung ke Moskow membuat perjalanan lebih mudah.

Tentara Bayaran Kuba Ikut Berperang untuk Rusia Melawan Tentara Ukraina, Ini Motifnya

1. Gaji yang Menggiurkan

Sementara itu, kontrak militer menguntungkan yang ditawarkan oleh Rusia menarik para pria Kuba yang putus asa untuk menghindari krisis ekonomi yang memburuk di pulau yang dikenai sanksi AS.

Dokumen yang bocor secara online dan laporan media menunjukkan bahwa laki-laki Kuba ditawari pembayaran bulanan sekitar USD2.000 per bulan – jumlah yang sangat besar untuk Kuba, di mana gaji bulanan rata-rata di bawah USD25.

2. Janji Menjadi Warga Negara Rusia

Sejak dimulainya perang melawan Ukraina, Moskow telah mengambil langkah-langkah untuk mempermudah orang asing mendapatkan kewarganegaraan Rusia setelah menghabiskan waktu di militer, dan BBC telah melihat postingan di media sosial yang menunjukkan bahwa beberapa pejuang Kuba menerima paspor Rusia dalam beberapa bulan.

Paspor Rusia mengizinkan perjalanan bebas visa ke 117 tujuan, sedangkan pemegang paspor Kuba dibatasi hingga 61 tujuan.

Sebuah media lokal di kota Ryazan, dekat Moskow, membenarkan bahwa warga Kuba bergabung dengan tentara Rusia.

Kuba ingin “membantu negara kami mencapai tujuan operasi militer khusus”, lapornya, dan menambahkan bahwa “beberapa dari mereka ingin menjadi warga negara Rusia di masa depan”.

Namun sulit untuk menemukan perkiraan yang dapat dipercaya mengenai jumlah warga Kuba yang bergabung dengan pasukan Rusia.

Utusan diplomatik Ukraina untuk Amerika Latin dan Karibia, Ruslan Spirin, menyebutkan jumlahnya 400 dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal.

Baca Juga: Qatar Perpanjang Izin Kantor Hamas di Doha, Ini Alasannya

3. Pemerintah Kuba Ikut Terlibat

Salah satu perwira Kuba di Rusia, Lázaro Gonzalez, mengatakan kepada stasiun radio anti-pemerintah di pengasingan bahwa 90 warga Kuba bertugas di bawah komandonya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved