Baru Nikahi Miss Moscow, Raja Malaysia Mengundurkan Diri

Senin, 07 Januari 2019 - 08:05 WIB
Baru Nikahi Miss Moscow,...
Baru Nikahi Miss Moscow, Raja Malaysia Mengundurkan Diri
A A A
KUALA LUMPUR - Raja Malaysia Sultan Muhammad V yang bergelar Yang di-Pertuan Agong ke-15 resmi mengundurkan diri. Padahal, dia baru saja menikahi Miss Moscow 2015, Oksana Voevodina, beberapa Minggu lalu.

Pengunduran diri seorang raja baru pertama kali terjadi di Malaysia. Pihak Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan Datuk Wan Ahmad Dahlan Ab Aziz dalam sebuah pernyataan semalam (6/1/2019) mengonfirmasi pengunduran diri Sultan Muhammad V.

Raja tersebut mulai memerintah pada 13 Desember 2016. Menurut pihak kerajaan, pengunduran dirinya sesuai dengan Pasal 32 (3) Konstitusi Federal.

Para penguasa Kerajaan Malaysia dijadwalkan bertemu hari ini (7/1/2019). Alasan pengunduran diri Raja Malaysia ini belum diketahui.

Banyak orang Malaysia sekarang bertanya-tanya siapa yang akan menjadi Yang di-Pertuan Agong ke-16, dan bagaimana dia akan dipilih.

Malaysia adalah satu-satunya negara di dunia yang rajanya dipilih untuk melayani kerajaan secara bergilir. Sesuai aturan, Yang di-Pertuan Agong dan wakil Yang di-Pertuan Agong terpilih melayani kerajaan selama lima tahun.

Pakar hukum Assoc Professor Dr Shamrahayu Abdul Aziz mengatakan bahwa Konstitusi mengatur agar Konferensi Para Penguasa mengadakan pertemuan untuk memilih seorang raja baru jika terjadi kekosongan.

Konferensi Penguasa terdiri dari sembilan Penguasa Melayu serta Yang di-Pertua Negri dari Penang, Melaka, Sabah dan Sarawak.

"Konferensi Para Penguasa juga dapat memilih wakil Yang di-Pertuan Agong, jika ada kekosongan," kata Shamrahayu, seperti dikutip The Star.

Wakil Yang di-Pertuan Agong saat ini adalah Sultan Nazrin Muizzuddin Shah. Dia terpilih pada 14 Oktober 2016.

Pihak Kerajaan Malaysia menyatakan pemilihan Yang di-Pertuan Agong yangbaru harus diadakan selambat-lambatnya empat minggu sejak kekosongan terjadi.

Sebelum pemilihan diadakan, Konferensi Penguasa akan memilih satu kandidat yang disetujui untuk dipilih berdasarkan sistem rotasi.
(mas)
Berita Terkait
Hakim: Sudah Pasti MH17...
Hakim: Sudah Pasti MH17 Dijatuhkan Rudal BUK Rusia
Pengadilan Belanda Lacak...
Pengadilan Belanda Lacak Rudal BUK yang Jatuhkan Malaysia Airlines MH17
Di Bawah Prabowo dan...
Di Bawah Prabowo dan Anwar Ibrahim, Mengapa Malaysia dan Indonesia Kompak Perkuat Hubungan dengan Rusia?
10 Negara yang Memiliki...
10 Negara yang Memiliki Perjanjian Ekstradisi dengan Indonesia, Salah Satunya Lokasi Persembunyikan Koruptor
Mengenang Malaysia Airlines...
Mengenang Malaysia Airlines MH17 Dirudal Jatuh di Langit Ukraina, 298 Tewas Termasuk 12 WNI
Tertarik Gabung BRICS,...
Tertarik Gabung BRICS, Malaysia Ingin Punya Masa Depan Bareng China
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
24 menit yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
1 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
2 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
4 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved