Gencatan Senjata atau Invasi Darat ke Rafah, Mana yang Akan Dipilih PM Israel Netanyahu?

Senin, 29 April 2024 - 20:40 WIB
loading...
A A A
Penolakan terhadap kesepakatan yang bertanggung jawab yang akan menjamin pembebasan sandera, kata Gantz dalam sebuah pernyataan, akan menghilangkan legitimasi pemerintah – mengingat kegagalan keamanan pada 7 Oktober dan tuntutan di Israel untuk kembalinya sandera.

Meskipun popularitasnya melonjak dalam jajak pendapat sejak bergabung dengan kabinet perang, Gantz tidak memiliki kekuatan untuk menjatuhkan pemerintahan karena bersama dengan partai Smotrich dan Ben-Gvir, Netanyahu menguasai 64 dari 120 kursi parlemen.

Ben-Gvir dan Smotrich telah memicu kemarahan AS atas pernyataan dan kebijakan anti-Palestina yang mendukung pemukim di Tepi Barat yang diduduki Israel, bahkan sebelum perang Gaza. Dengan gabungan 13 kursi di Knesset, keduanya bisa membubarkan pemerintah.

Jika hal itu terjadi, Netanyahu harus mendapatkan dukungan dari partai-partai yang lebih berhaluan tengah atau menghadapi pemilu.

Namun pemungutan suara akan menimbulkan risiko serius bagi Netanyahu.

Jajak pendapat berturut-turut telah membuktikan penurunan tajam popularitasnya setelah serangan Hamas pada 7 Oktober – yang terburuk terhadap orang Yahudi sejak Holocaust dan hari paling mematikan di Israel. Koalisinya saat ini menghadapi kekalahan telak dalam pemilu, menurut jajak pendapat.

Pada saat yang sama, perdana menteri terlama Israel diadili atas tuduhan korupsi, namun ia menyangkal melakukan kesalahan apa pun, dan menghadapi protes yang meningkat atas tindakannya dalam perang.

Baca Juga: Takut Jadi Buronan ICJ, PM Netanyahu Berupaya Blokir Keluarnya Surat Perintah Penangkapan

Perang udara dan darat Israel telah menghancurkan sebagian besar Jalur Gaza dan membuat sebagian besar dari 2,3 juta penduduknya terpaksa mengungsi. Namun Hamas belum dikalahkan dan puluhan ribu warga Israel masih mengungsi dari rumah mereka di wilayah selatan akibat amukan Hamas pada bulan Oktober, dan di wilayah utara akibat serangan roket setiap hari dari kelompok militan Muslim Syiah Lebanon, Hizbullah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kabar Baik! 2 Kapal...
Kabar Baik! 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Berita Terkini
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Infografis
Balas Netanyahu, Pejabat...
Balas Netanyahu, Pejabat Arab Saudi: Pindahkan Israel ke Alaska
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved