Demonstran Pro-Palestina Ditangkap Polisi, Terancam Pula Sanksi dari Kampus

Minggu, 28 April 2024 - 20:40 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Sering Unggah Konten Tidak Senonoh, Bintang TikTok Irak Om Fahad Ditembak Mati di Baghdad

Di seluruh negeri, pengelola perguruan tinggi telah berjuang untuk menyeimbangkan kebebasan berpendapat dan inklusivitas. Beberapa demonstrasi termasuk ujaran kebencian, ancaman antisemit atau dukungan untuk Hamas, kelompok yang menyerang Israel pada 7 Oktober, yang memicu perang di Gaza yang telah menyebabkan lebih dari 34.000 orang tewas.

Upacara pembukaan Mei menambah tekanan untuk membersihkan demonstrasi. Pejabat universitas mengatakan penangkapan dan penangguhan adalah upaya terakhir, dan mereka memberikan banyak peringatan sebelumnya untuk membersihkan area protes.

Universitas Vanderbilt di Tennessee telah mengeluarkan apa yang diyakini sebagai satu-satunya pengusiran mahasiswa terkait dengan protes konflik Israel-Hamas, menurut Institute for Middle Eastern Understanding. Lebih dari dua lusin mahasiswa menduduki kantor rektor universitas selama beberapa jam pada tanggal 26 Maret, mendorong universitas tersebut memanggil polisi dan menangkap beberapa pengunjuk rasa. Vanderbilt kemudian mengeluarkan tiga pemecatan, satu penangguhan, dan menempatkan 22 pengunjuk rasa dalam masa percobaan.

Dalam surat terbuka kepada Rektor Daniel Diermeier, lebih dari 150 profesor di Vanderbilt mengkritik tindakan keras yang dilakukan universitas tersebut sebagai “berlebihan dan menghukum.”

Mahasiswa baru Jack Petocz, 19, salah satu dari mereka yang dikeluarkan, diizinkan menghadiri kelas sementara dia mengajukan banding. Dia telah diusir dari asramanya dan tinggal di luar kampus.

Petocz mengatakan protes di sekolah menengah itulah yang membantunya masuk ke Vanderbilt dan mendapatkan beasiswa yang pantas bagi para aktivis dan penyelenggara. Esai kuliahnya adalah tentang mengorganisir pemogokan di pedesaan Florida untuk menentang kebijakan anti-LGBTQ Gubernur Ron DeSantis.

“Vanderbilt sepertinya menyukainya,” kata Petocz. “Sayangnya, tanggung jawab tersebut berhenti ketika Anda mulai melakukan advokasi untuk pembebasan Palestina.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Siapa Yasser Abbas?...
Siapa Yasser Abbas? Putra Presiden Palestina yang Diprediksi Meneruskan Kepemimpinan Ayahnya
1,5 Juta Warga Palestina...
1,5 Juta Warga Palestina Berikan Suara untuk Pemilu Pertama sejak Perang Gaza
Hendak Berdoa Bersama...
Hendak Berdoa Bersama Trump, Tokoh Pro-Israel Dimaki-maki Aktivis HAM
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved