Demonstran Pro-Palestina Ditangkap Polisi, Terancam Pula Sanksi dari Kampus

Minggu, 28 April 2024 - 20:40 WIB
loading...
A A A
Namun, pada malam penangkapan, mahasiswa Barnard Maryam Iqbal memposting tangkapan layar di platform media sosial X dari email seorang dekan yang memberi tahu dia bahwa dia dapat kembali ke kamarnya sebentar dengan keamanan kampus sebelum dikeluarkan.

“Anda memiliki waktu 15 menit untuk mengumpulkan apa yang mungkin Anda perlukan,” bunyi email tersebut.

Lebih dari 100 staf pengajar di Barnard dan Columbia mengadakan “Rapat Umum untuk Mendukung Siswa Kami” minggu lalu mengutuk penangkapan siswa dan menuntut pencabutan skorsing.

Kolumbia masih berusaha untuk menghapus tenda perkemahan di halaman utama kampus tempat wisuda dijadwalkan akan diselenggarakan pada tanggal 15 Mei. Para siswa telah menuntut sekolah tersebut memutuskan hubungan dengan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan Israel dan memastikan amnesti bagi siswa dan dosen yang ditangkap.

"Pembicaraan dengan mahasiswa pengunjuk rasa terus berlanjut," kata Ben Chang, juru bicara Columbia. “Kami mempunyai tuntutan kami; mereka punya miliknya sendiri,” katanya.

Bagi siswa internasional yang menghadapi skorsing, ada ketakutan tambahan akan kehilangan visa mereka, kata Radhika Sainath, seorang pengacara di Palestine Legal, yang membantu sekelompok siswa Columbia mengajukan pengaduan hak-hak sipil federal terhadap sekolah tersebut pada hari Kamis. Mereka menuduh Kolombia tidak berbuat cukup untuk mengatasi diskriminasi terhadap pelajar Palestina.

“Tingkat hukumannya tidak hanya kejam, tapi juga terasa seperti sikap tidak berperasaan yang berlebihan,” kata Sainath.

Lebih dari 40 mahasiswa ditangkap dalam demonstrasi di Yale pekan lalu, termasuk senior Craig Birckhead-Morton. Dia dijadwalkan lulus pada 20 Mei namun mengatakan universitas belum memberi tahu dia apakah kasusnya akan diserahkan ke panel disiplin. Dia khawatir apakah dia akan menerima ijazah dan apakah penerimaannya di sekolah pascasarjana Columbia bisa terancam.

“Sekolah telah melakukan yang terbaik untuk mengabaikan kami dan tidak memberi tahu kami apa yang terjadi selanjutnya,” kata Birckhead-Morton, seorang mahasiswa jurusan sejarah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Siapa Yasser Abbas?...
Siapa Yasser Abbas? Putra Presiden Palestina yang Diprediksi Meneruskan Kepemimpinan Ayahnya
1,5 Juta Warga Palestina...
1,5 Juta Warga Palestina Berikan Suara untuk Pemilu Pertama sejak Perang Gaza
Hendak Berdoa Bersama...
Hendak Berdoa Bersama Trump, Tokoh Pro-Israel Dimaki-maki Aktivis HAM
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved