Hendak Berdoa Bersama Trump, Tokoh Pro-Israel Dimaki-maki Aktivis HAM

Sabtu, 07 Maret 2026 - 19:40 WIB
loading...
Hendak Berdoa Bersama...
Johnnie Moore dikenal sebagai tokoh pro-Israel yang mengadvokasi kampanye anti-Palestina. Foto/X/@receipts_lol
A A A
WASHINGTON - Para aktivis hak asasi manusia (HAM) Amerika Serikat memaki-maki Pendeta Johnnie Moore, mantan kepala Yayasan "Kemanusiaan" Gaza dan arsitek ladang pembantaian di Gaza di Washington DC.

Aksi itu terjadi ketika Moore, seorang Zionis Kristen, sedang menuju Gedung Putih untuk "berdoa" bagi Donald Trump.

"Berapa banyak anak yang kamu bunuh hari ini?" teriak aktivis HAM AS. "Dia membunuh bayi-bayi Palestina. Dia adalah seorang pembunuh!"

Siapa sebenarnya Pendeta Moore?

Melansir The New Arab, Pendeta Johnnie Moore adalah tokoh yang sangat memecah belah dan kontroversial yang pengaruhnya meluas dari jantung evangelis Amerika hingga garis depan pendudukan dan penindasan Israel yang sedang berlangsung di Palestina. Seorang pendeta dan ahli strategi politik Amerika yang terkait erat dengan mantan Presiden Donald Trump dan kepemimpinan sayap kanan Israel, Moore diangkat sebagai kepala Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) - sebuah kelompok yang sangat kontroversial yang beroperasi dengan persetujuan Israel dan banyak dikritik karena keterlibatannya dalam mempolitisasi dan memiliterisasi bantuan di Gaza pada Juni 2025 silam.

Pengangkatan Moore telah kembali memicu kemarahan karena dukungannya di masa lalu terhadap rencana agresif untuk mengusir paksa warga Palestina dari Gaza, serta hubungannya dengan organisasi yang mempromosikan migrasi Yahudi ke Israel berdasarkan nubuat Alkitab—langkah-langkah yang oleh banyak orang dianggap mendukung perluasan pemukiman ilegal dan penghapusan keberadaan Palestina.



Para pendukung Palestina dan kelompok kemanusiaan mengecam keras kepemimpinan Moore sebagai langkah lain dalam mempersenjatai bantuan, melemahkan upaya kemanusiaan yang tulus dan memperkuat tujuan kolonial pemukim Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved