Demo Anti-Israel Menjamur di Berbagai Kampus AS

Rabu, 24 April 2024 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Abaikan Saran AS dan Negara Arab, Invasi Darat Israel ke Rafah Segera Dilaksanakan

Sementara itu, beberapa demonstran Yahudi mengatakan mereka mengambil malam kedua dari perayaan Paskah selama seminggu, sebuah pesta liburan ketika keluarga berkumpul dan merayakan kisah alkitabiah tentang kebebasan Israel dari perbudakan Mesir, untuk menegaskan kembali iman mereka dan menjauhkan diri dari strategi perang pemerintah Israel. .

"Saya tidak melihat apa yang dilakukan Israel sebagai pembelaan diri. Saya melihat pelanggaran hak asasi manusia yang luar biasa, benar-benar tidak dapat dipercaya," kata Katherine Stern, 62, dari Woodstock, New York, yang meninggalkan keluarganya Seder sejauh 120 mil (190 km) pergi untuk menghadiri protes Brooklyn.

Para pengunjuk rasa menginginkan dana abadi universitas divestasi dari kepentingan Israel dan Amerika Serikat untuk mengakhiri atau setidaknya membatasi bantuan militer Israel untuk memperbaiki penderitaan rakyat Palestina.

Pejuang Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober, menewaskan 1.200 orang dan menyandera banyak orang, menurut penghitungan Israel. Serangan balik Israel telah menewaskan lebih dari 34.000 orang, menurut kementerian kesehatan Palestina, membuat hampir seluruh penduduk Gaza yang berjumlah 2,3 juta orang mengungsi dan menyebabkan krisis kemanusiaan, membuka tab baru.

Di Brooklyn, sekitar 2.000 orang menduduki sebuah alun-alun dekat rumah Pemimpin Mayoritas Senat AS Chuck Shumer, seorang pendukung setia Israel dan orang Yahudi berpangkat tertinggi di pemerintahan AS di Brooklyn, meneriakkan, "Berhenti mempersenjatai Israel," "Hentikan pendanaan genosida" dan “Biarkan Gaza hidup.”

Penyelenggara menampilkan musik dan lagu dari budaya Yahudi dan lainnya, memberikan perhatian kepada penulis Kanada Naomi Klein, seorang aktivis perdamaian yang memanfaatkan akar Yahudinya untuk menentang Zionisme, yang disebutnya sebagai "idola palsu".

“Kami ingin kebebasan dari proyek yang menghubungkan genosida atas nama kami,” kata Klein yang disambut sorak-sorai. “Kami berusaha untuk memigrasikan Yudaisme dari sebuah etnostat yang menginginkan orang-orang Yahudi terus-menerus merasa takut… atau agar kami lari ke bentengnya, atau setidaknya terus mengirimi mereka senjata dan sumbangan.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Ngeri! Iran Tutup Bab...
Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel
Rekomendasi
Ternyata Pelajar Pembawa...
Ternyata Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Korban Bully
IUCN Lihat Menhut Paham...
IUCN Lihat Menhut Paham Akar Masalah Konservasi Gajah
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian dalam Islam, Kapan Anak Boleh Memilih Ayah atau Ibunya?
Berita Terkini
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved