Demo Anti-Israel Menjamur di Berbagai Kampus AS

Rabu, 24 April 2024 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Mahasiswa lain menyalahkan universitas karena gagal melindungi hak mereka untuk melakukan protes atau membela hak asasi manusia.

“Sebagai seorang mahasiswa Palestina, saya juga merasa tidak aman selama enam bulan terakhir, dan hal itu merupakan akibat langsung dari pernyataan sepihak dan kelambanan tindakan Columbia,” kata Mahmoud Khalil, seorang mahasiswa Palestina di Columbia.

Mahasiswa di Universitas California, Berkeley – sebuah sekolah yang terkenal dengan aktivisme mahasiswanya pada tahun 1960an – mendirikan tenda sebagai bentuk solidaritas dengan pengunjuk rasa di sekolah lain.

Milton Zerman, 25, mahasiswa tahun kedua di fakultas hukum Berkeley, yang berasal dari Los Angeles, mengatakan mahasiswa Yahudi dan Israel telah menderita pelecehan yang penuh kebencian.

“Ketika Anda menjadi mahasiswa Israel di kampus ini, Anda merasa seperti ada target di belakang Anda, Anda merasa tidak aman dan tidak heran mahasiswa dari Israel sangat ragu untuk datang ke sini,” kata Zerman.

Polisi New York menangkap lebih dari 120 pengunjuk rasa di Universitas New York pada hari Senin dan lebih dari 100 di Universitas Columbia minggu lalu. Columbia membatalkan kelas tatap muka di kampus Upper Manhattan pada hari Senin dalam upaya meredakan ketegangan.

Pada hari Selasa, Columbia mengatakan kelas-kelas untuk sisa tahun ini akan bersifat hybrid, dengan siswa dapat hadir secara online atau secara langsung.

Belakangan, rektor universitas tersebut mengatakan sudah waktunya “untuk melanjutkan rencana untuk membongkar” kelompok pro-Palestina, dan memberikan tenggat waktu tengah malam kepada penyelenggara untuk melakukan hal tersebut.

Cal Poly Humboldt di California, sebuah universitas negeri di Arcata, ditutup setelah pengunjuk rasa pro-Palestina menduduki gedung kampus.

Di kampus Universitas Minnesota di St. Paul, polisi membersihkan sebuah perkemahan setelah sekolah meminta mereka untuk mengambil tindakan, dengan alasan pelanggaran kebijakan universitas dan pelanggaran hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah
Rekomendasi
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved