Abaikan Saran AS dan Negara Arab, Invasi Darat Israel ke Rafah Segera Dilaksanakan

Rabu, 24 April 2024 - 16:20 WIB
loading...
Abaikan Saran AS dan...
Tentara Israel segera menginvasi Rafah. Foto/AP
A A A
TEL AVIV - Israel telah menyediakan puluhan ribu tenda untuk warga sipil Palestina yang akan dievakuasi dari Rafah dalam beberapa minggu mendatang. Itu dilakukan menjelang serangan yang dijanjikan terhadap kota yang dianggapnya sebagai benteng terakhir Hamas di Jalur Gaza, Israel.

Berdekatan dengan perbatasan Mesir, populasi Rafah telah membengkak karena lebih dari satu juta warga Palestina yang melarikan diri dari serangan Israel yang telah berlangsung selama setengah tahun di seluruh Gaza.

Nasib mereka mengkhawatirkan negara-negara Barat dan juga Kairo, yang mengesampingkan masuknya pengungsi ke Sinai Mesir.

Setelah berminggu-minggu melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat mengenai perlindungan sipil, Kementerian Pertahanan Israel telah membeli 40.000 tenda, masing-masing berkapasitas 10 hingga 12 orang, untuk warga Palestina yang direlokasi dari Rafah, kata sumber-sumber pemerintah Israel.

Video yang beredar online menunjukkan deretan tenda persegi berwarna putih berdiri di Khan Younis, sebuah kota sekitar 5 km dari Rafah.

Reuters tidak dapat memverifikasi hal ini, namun menerima gambar dari perusahaan satelit Maxar yang menunjukkan beberapa tenda kamp di tanah Khan Youni yang telah kosong pada tanggal 7 April.

Kementerian Pertahanan Israel menolak semua komentar.

Sumber-sumber pemerintah mengatakan kabinet perang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berencana bertemu dalam dua minggu mendatang untuk mengizinkan evakuasi warga sipil – yang diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu bulan – sebagai tahap pertama penyisiran Rafah.

Kantor Netanyahu belum memberikan komentar mengenai hal ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved