Konsolidasi Hadapi China, Militer Filipina dan AS Gelar Latihan Perang Tahunan
Senin, 22 April 2024 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag memutuskan pada tahun 2016 bahwa klaim besar-besaran Beijing atas laut tersebut tidak memiliki dasar berdasarkan hukum internasional. Tiongkok menolak keputusan tersebut dan telah membangun fasilitas militer di pulau-pulau karang yang disengketakan untuk mendukung klaimnya.
Baca Juga: Bagaimana Perang Iran dan israel Mengubah Geopolitik Timur Tengah?
Selama latihan gabungan, pasukan AS dan rekan-rekan mereka di Manila akan melakukan simulasi perebutan kembali pulau-pulau yang diduduki musuh di pulau-pulau paling utara negara itu yang dekat dengan Taiwan, dan di provinsi Palawan bagian barat yang menghadap ke Laut China Selatan.
Latihan tersebut akan melibatkan sekitar 16.700 tentara dari kedua belah pihak, sedikit lebih sedikit dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 17.600 tentara, yang merupakan latihan Balikatan terbesar sejak dimulai pada tahun 1991.
Baca Juga: Bagaimana Perang Iran dan israel Mengubah Geopolitik Timur Tengah?
Selama latihan gabungan, pasukan AS dan rekan-rekan mereka di Manila akan melakukan simulasi perebutan kembali pulau-pulau yang diduduki musuh di pulau-pulau paling utara negara itu yang dekat dengan Taiwan, dan di provinsi Palawan bagian barat yang menghadap ke Laut China Selatan.
Latihan tersebut akan melibatkan sekitar 16.700 tentara dari kedua belah pihak, sedikit lebih sedikit dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 17.600 tentara, yang merupakan latihan Balikatan terbesar sejak dimulai pada tahun 1991.
(ahm)
Lihat Juga :