Picu Kemarahan Umat Islam, Organisasi Ekstremis Gelar Kurban Yahudi di Masjid Alqsa dengan Imbalan Rp210 Juta
Minggu, 21 April 2024 - 19:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Pertama Kali dalam Sejarah, AS Jatuhkan Sanksi ke Batalion Netzah Yehuda, Israel Terkejut dan Marah
Sekitar seminggu yang lalu, organisasi “Administrasi Temple Mount” menerbitkan pengumuman yang meminta “para pendukungnya menyerbu Al-Aqsa untuk mempersembahkan persembahan (Paskah), pada tengah malam sebelum hari pertama hari raya tersebut ditetapkan 10:30 malam pada tanggal 22 April 2024 untuk pertemuan di depan Gerbang Mughrabi untuk menyerbu Al-Aqsa dan mempersembahkan kurban.”
Organisasi tersebut meminta “para pendukungnya untuk membawa hewan kurban bersama mereka,”. Pengumuman ini didahului oleh salah satu organisasi ekstremis yang mengajukan permintaan kepada polisi pendudukan untuk memfasilitasi persembahan “pengorbanan Paskah” di dalam Al-Aqsa.
Melansir The Palestinian Information Center, Kelompok ekstremis yahudi berusaha memobilisasi pendukung mereka untuk melakukan penyerbuan ke pusat Masjid Al-Aqsa, pada tanggal 23 April 2024, bertepatan dengan hari pertama “hari raya mereka” yang berlangsung selama tujuh hari. Selain berupaya mendatangkan hewan kurban, juga berupaya melakukan razia massal secara maksimal.
Sekitar seminggu yang lalu, organisasi “Administrasi Temple Mount” menerbitkan pengumuman yang meminta “para pendukungnya menyerbu Al-Aqsa untuk mempersembahkan persembahan (Paskah), pada tengah malam sebelum hari pertama hari raya tersebut ditetapkan 10:30 malam pada tanggal 22 April 2024 untuk pertemuan di depan Gerbang Mughrabi untuk menyerbu Al-Aqsa dan mempersembahkan kurban.”
Organisasi tersebut meminta “para pendukungnya untuk membawa hewan kurban bersama mereka,”. Pengumuman ini didahului oleh salah satu organisasi ekstremis yang mengajukan permintaan kepada polisi pendudukan untuk memfasilitasi persembahan “pengorbanan Paskah” di dalam Al-Aqsa.
Melansir The Palestinian Information Center, Kelompok ekstremis yahudi berusaha memobilisasi pendukung mereka untuk melakukan penyerbuan ke pusat Masjid Al-Aqsa, pada tanggal 23 April 2024, bertepatan dengan hari pertama “hari raya mereka” yang berlangsung selama tujuh hari. Selain berupaya mendatangkan hewan kurban, juga berupaya melakukan razia massal secara maksimal.
(ahm)
Lihat Juga :