Regulasi Lemah, AS Terancam Ledakan Dahsyat yang Dipicu Bahan Kimia
Selasa, 18 Agustus 2020 - 00:05 WIB
loading...
A
A
A
Sejak Maret 2019, enam ledakan kimia besar telah menghantam daerah Houston di Texas. Tapi, gudang Texas tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan 2.750 kilogram yang bertanggung jawab atas ledakan di Beirut yang turut melukai 6.000 orang dan membuat 300 ribu orang kehilangan tempat tinggal.
(Baca: Para Pengemudi Bus Sekolah Tuntut Sekolah Kembali Buka di Los Angeles )
Walikota West, Tommy Muska mengatakan, dia tidak tahu apa yang orang pikirkan tentang menyimpan bahan-bahan kimia berbahaya tersebut. Muska adalah petugas pemadam kebakaran sukarela pada saat ledakan di ota West.
"Kami tampaknya tidak mengetahui bahwa bahan kimia itu mematikan. Saya merasa iba untuk orang-orang di Beirut itu, saya pasti menyukainya. Itu membawa kembali banyak kenangan," ucap Muska, seperti dilansir Al Arabiya.
Sementara itu, administrator EPA, Andrew Wheeler mengatakan bahwa keputusan Program Manajemen Risiko yang direvisi menjawab kekhawatiran bahwa merilis lokasi penyimpanan bahan kimia negara dapat memberikan peta jalan bagi teroris. Wheeler mengatakan, pembatalan peraturan akan menghemat USD 88 juta setahun dalam biaya kepatuhan.
(Baca: Para Pengemudi Bus Sekolah Tuntut Sekolah Kembali Buka di Los Angeles )
Walikota West, Tommy Muska mengatakan, dia tidak tahu apa yang orang pikirkan tentang menyimpan bahan-bahan kimia berbahaya tersebut. Muska adalah petugas pemadam kebakaran sukarela pada saat ledakan di ota West.
"Kami tampaknya tidak mengetahui bahwa bahan kimia itu mematikan. Saya merasa iba untuk orang-orang di Beirut itu, saya pasti menyukainya. Itu membawa kembali banyak kenangan," ucap Muska, seperti dilansir Al Arabiya.
Sementara itu, administrator EPA, Andrew Wheeler mengatakan bahwa keputusan Program Manajemen Risiko yang direvisi menjawab kekhawatiran bahwa merilis lokasi penyimpanan bahan kimia negara dapat memberikan peta jalan bagi teroris. Wheeler mengatakan, pembatalan peraturan akan menghemat USD 88 juta setahun dalam biaya kepatuhan.
(esn)
Lihat Juga :