Bos Huawei Dibebaskan dengan Jaminan

Rabu, 12 Desember 2018 - 10:05 WIB
Bos Huawei Dibebaskan...
Bos Huawei Dibebaskan dengan Jaminan
A A A
OTTAWA - Chief financial officer raksasa telekomunikasi China Huawei telah dibebaskan dengan jaminan oleh pengadilan Kanada. Meng Wanzhou ditangkap pada 1 Desember lalu dan terancam diekstradisi ke Amerika Serikat (AS) untuk menghadapi tuduhan penipuan dengan dugaan pelanggaran sanksi terhadap Iran.

Seorang hakim di Vancouver, Kanada, menetapkan jaminan untuk Meng Wanzhou sebesar Rp107 miliar. Dia akan berada di bawah pengawasan selama 24 jam sehari dan harus memakai gelang elektronik di pergelangan kakinya.

Meng Wanzhou (46) adalah putri dari pendiri Huawei. Penahanannya telah membuat marah China dan memburuk hubungan negara itu dengan Kanada dan AS.

Penangkapan ini datang dengan latar belakang perselisihan perdagangan yang semakin sengit antara Washington dan Beijing.

Pada sidang jaminan tiga hari di Vancouver, pengacara Meng berusaha memberikan jaminan bahwa dia tidak akan kabur jika dibebaskan. Namun hal itu ditentang oleh jaksa Kanada.

Meng dituduh AS menggunakan anak perusahaan Huawei bernama Skycom untuk menghindari sanksi terhadap Iran antara tahun 2009 dan 2014.

Para jaksa AS mengatakan, Meng secara terbuka salah mengartikan Skycom sebagai perusahaan terpisah dari Huawei untuk menghindari sanksi terhadap Iran. Juga diduga dia menipu bank tentang hubungan yang sebenarnya antara kedua perusahaan.

Namun Meng membantah melakukan kesalahan dan mengatakan akan menentang tuduhan tersebut.

Tepuk tangan merebak di ruang sidang ketika Hakim William Ehrcke memberikan jaminan. Meng pun menangis dan memeluk pengacaranya. Hakim memerintahkannya untuk kembali ke pengadilan pada 6 Februari mendatang.

Setelah keputusan tersebut, Huawei mengeluarkan pernyataan, mengatakan: "Kami memiliki keyakinan bahwa sistem hukum Kanada dan AS akan mencapai kesimpulan yang adil," seperti dikutip dari BBC, Rabu (12/12/2018).

China telah mengancam konsekuensi berat kecuali Kanada membebaskan Meng eksekutif Huawei.

Sebelumnya seorang mantan diplomat Kanada telah ditahan di China.

Perusahaan Michael Kovrig, International Crisis Group, mengatakan bahwa pihaknya tengah bekerja untuk pembebasannya. Belum ada kabar resmi dari China tentang keberadaannya.

Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan Kanada berhubungan langsung dengan pihak berwenang China terkait kasus tersebut.

Kovrig sebelumnya bekerja sebagai diplomat di Beijing, Hong Kong dan di PBB.

Pejabat Kanada mengatakan tidak ada "indikasi eksplisit" dari setiap hubungan antara penahanan yang dilaporkan Kovrig dan penangkapan Meng.

Sebelumnya, Presiden Trump mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa dia dapat campur tangan dalam kasus Departemen Kehakiman AS terhadap Ms Meng untuk menghindari kemerosotan lebih lanjut dalam hubungan dengan China.

"Apa pun yang baik untuk negara ini, saya akan melakukannya," kata Trump.

"Jika saya pikir itu baik untuk apa yang akan menjadi kesepakatan perdagangan terbesar yang pernah dibuat - yang merupakan hal yang sangat penting - apa yang baik untuk keamanan nasional, saya pasti akan campur tangan jika saya pikir itu perlu."
(ian)
Berita Terkait
China: AS Menciptakan...
China: AS Menciptakan Diplomasi Sandera
Lebih dari 2 Tahun Ditahan,...
Lebih dari 2 Tahun Ditahan, Kanada Akhirnya Bebaskan Bos Huawei Meng Wanzhou
Warga Kanada Minta PM...
Warga Kanada Minta PM Trudeau Bersikap Lebih Keras pada China
Keroyok China, Delapan...
Keroyok China, Delapan Negara Bentuk Aliansi Baru
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
Kanada Balas Serangan...
Kanada Balas Serangan Tarif Trump, Pungut 25% Barang Impor dari AS
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
11 menit yang lalu
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
1 jam yang lalu
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
2 jam yang lalu
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
2 jam yang lalu
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
3 jam yang lalu
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved