Ucapkan Selamat Hari Kemerdekaan, Dubes India: Indonesia Adalah Sahabat Kami
Senin, 17 Agustus 2020 - 10:27 WIB
loading...
A
A
A
Dia lalu mengatakan, dalam tiga tahun dia bertugas di Indonesia, dirinya mengaku dapat merasakan energi dan dinamisme keterlibatan kita. Lusinan mekanisme kerja sama bilateral, ucapnya, telah dibangun di berbagai bidang seperti keamanan, kontra-terorisme, perdagangan, energi, dan pertanian. Menurutnya, ini adalah bukti lebih lanjut tentang arah hubungan kedua negara.
Menurutnya, terdapat banyak persamaan dan konvergensi antara kedua negara dalam hal faktor makroekonomi dan demografi. Kedua negara, tutur Pradeep, adalah salah satu ekonomi terbesar dan di antara dua ekonomi besar yang tumbuh paling cepat di abad ini. ( Lihat grafis: Xiaomi Menggila: No 1 di India dan Eropa, No 4 di Indonesia )
"Kita memiliki kekuatan dan potensi untuk berkembangnya populasi muda dan dinamis. Di India, lebih dari 800 juta orang di bawah usia 35 tahun sangat ingin membawa India ke perjalanan ekonomi baru. Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi ekonomi yang besar; sebuah potensi yang tidak luput dari perhatian masyarakat global. Indonesia - ekonomi terbesar di Asia Tenggara - mengandung sejumlah karakteristik yang menempatkan negara ini pada posisi yang baik untuk mengumpulkan momentum lebih lanjut dalam pembangunan ekonomi," ujarnya.
Pradeep menambahkan, India siap bekerja sama dengan Indonesia untuk mengatasi masa-masa sulit ini dan mengaku senang bahwa pandemi tidak memperlambat laju kerja sama kedua negara secara keseluruhan. "Sebagai sahabat dalam kemakmuran dan pertumbuhan, kita juga menghadapi tantangan ini melalui upaya kolaboratif dan bersama," ungkapnya.
"Sebagai negara berwawasan ke depan yang didorong oleh aspirasi dan harapan populasi muda kita, kita sangat sejalan satu sama lain. Berada di puncak Abad Asia, kawasan ini membutuhkan kekuatan peradaban seperti India dan Indonesia untuk tidak hanya tumbuh dan muncul sebagai ekonomi utama tetapi juga untuk bekerja sama secara erat untuk membentuk abad dan menghadirkan gagasan perdamaian dan kemakmuran bagi kawasan dan dunia," tukas Pradeep.
Menurutnya, terdapat banyak persamaan dan konvergensi antara kedua negara dalam hal faktor makroekonomi dan demografi. Kedua negara, tutur Pradeep, adalah salah satu ekonomi terbesar dan di antara dua ekonomi besar yang tumbuh paling cepat di abad ini. ( Lihat grafis: Xiaomi Menggila: No 1 di India dan Eropa, No 4 di Indonesia )
"Kita memiliki kekuatan dan potensi untuk berkembangnya populasi muda dan dinamis. Di India, lebih dari 800 juta orang di bawah usia 35 tahun sangat ingin membawa India ke perjalanan ekonomi baru. Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi ekonomi yang besar; sebuah potensi yang tidak luput dari perhatian masyarakat global. Indonesia - ekonomi terbesar di Asia Tenggara - mengandung sejumlah karakteristik yang menempatkan negara ini pada posisi yang baik untuk mengumpulkan momentum lebih lanjut dalam pembangunan ekonomi," ujarnya.
Pradeep menambahkan, India siap bekerja sama dengan Indonesia untuk mengatasi masa-masa sulit ini dan mengaku senang bahwa pandemi tidak memperlambat laju kerja sama kedua negara secara keseluruhan. "Sebagai sahabat dalam kemakmuran dan pertumbuhan, kita juga menghadapi tantangan ini melalui upaya kolaboratif dan bersama," ungkapnya.
"Sebagai negara berwawasan ke depan yang didorong oleh aspirasi dan harapan populasi muda kita, kita sangat sejalan satu sama lain. Berada di puncak Abad Asia, kawasan ini membutuhkan kekuatan peradaban seperti India dan Indonesia untuk tidak hanya tumbuh dan muncul sebagai ekonomi utama tetapi juga untuk bekerja sama secara erat untuk membentuk abad dan menghadirkan gagasan perdamaian dan kemakmuran bagi kawasan dan dunia," tukas Pradeep.
(esn)
Lihat Juga :