AS Munafik Lagi, Setuju Kirim Ribuan Bom ke Israel saat 7 Pekerja Bantuan WCK Dibantai di Gaza

Jum'at, 05 April 2024 - 07:43 WIB
loading...
AS Munafik Lagi, Setuju...
Pemerintah AS setuju mengirim ribuan bom ke Israel pada hari serangan udara Israel membantai 7 pekerja bantuan kemanusiaan WCK di Gaza. Foto/Foto/AP Photo/Abdel Kareem Hana
A A A
GAZA - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah menyetujui pengiriman bom secara besar-besaran ke Israel pada hari yang sama ketika serangan udara militer Zionis di Gaza menewaskan tujuh pekerja bantuan kemanusiaan dari kelompok World Central Kitchen (WCK).

Keputusan Washington itu diungkap The Washington Post pada hari Kamis (4/4/2024), mengutip tiga pejabat Amerika.

Keputusan ini, menurut laporan tersebut, menggarisbawahi komitmen pemerintah Biden untuk terus memberikan persenjataan mematikan kepada Israel meskipun ada kecaman internasional setelah insiden tragis yang dialami tujuh pekerja WCK.

Laporan tersebut juga menyoroti kemunafikan Biden untuk ke sekian kalinya, dengan yang terbaru di mana dia mengatakan dirinya “marah dan patah hati” atas insiden tragis tersebut.

Baca Juga: Jenderal Israel Minta Maaf usai Pasukannya Bantai 7 Pekerja Bantuan WCK di Gaza

AS Kirim Ribuan Bom ke Israel


Menurut laporan The Washington Post, Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi persetujuan transfer senjata tersebut, yang mencakup lebih dari 1.000 unit bom MK 82 seberat 500 pon, lebih dari 1.000 unit bom berdiameter kecil, dan sekering untuk bom MK80.

“Otorisasi untuk transfer tersebut diberikan oleh Kongres beberapa tahun sebelum terjadinya permusuhan terbaru,” kata para pejabat tersebut, tanpa bersedia disebutkan namanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
Terinspirasi Perang...
Terinspirasi Perang Revolusi AS, Ribuan Demonstran Turun ke Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved