Bagaimana Sepak Terjang Mia Khalifa dalam Mendukung Perjuangan Rakyat Gaza?

Kamis, 04 April 2024 - 19:19 WIB
loading...
Bagaimana Sepak Terjang...
Mia Khalifa, mantan bintang film dewasa yang sering mendukung perjuangan rakyat Gaza. Foto/LiveMint
A A A
GAZA - Mia Khalifa , mantan pemain film dewasa, turut menyuarakan kecaman dan kemarahan atas serangan Israel yang 6pekerja bantuan internasional yang berafiliasi dengan kelompok World Central Kitchen dan sopir mereka asal Palestina di Gaza.

Dalam serangkaian postingan di akun X (sebelumnya Twitter), mantan aktris film dewasa keturunan Lebanon-Amerika ini mengungkapkan kengeriannya atas pembantaian Israel yang baru dan menyerang juru bicara pemerintah AS John Kirby atas reaksinya sambil mem-posting ulang reaksi selebriti dan tokoh lain yang mencela pembunuhan.

“IOF memburu para pekerja bantuan kemanusiaan @WCKitchen selama satu setengah mil dan mengejek mereka saat mereka berlari dari konvoi ke konvoi hingga rudal terakhir,” tulisnya, menggunakan akronim IOF yang mengacu pada tentara Israel (Pasukan Pendudukan Israel), dilansir The New Arab.

Konvoi tiga kendaraan yang mengantarkan paket makanan dari badan amal World Central Kitchen (WCK) terkena serangan udara Israel pada Senin malam saat melakukan perjalanan di 'zona bebas konflik' di pesisir Jalan al-Rashid di Gaza.

Serangan tersebut memicu kecaman global ketika pemerintah menuntut penjelasan atas serangan tersebut dari Israel, yang telah mengklaim serangan tersebut sebagai sebuah "kesalahan" namun sejauh ini menolak untuk meminta maaf, dan berjanji akan melakukan penyelidikan. Israel biasanya melepaskan diri dari tanggung jawab dalam kasus serupa di masa lalu.

WCK, yang telah bekerja di Gaza sejak dimulainya perang, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa konvoi dua kendaraan lapis baja dan satu kendaraan lapis baja terkena serangan “meskipun ada gerakan terkoordinasi” dengan tentara Israel.

Tiga warga negara Inggris, seorang warga negara ganda Kanada-Amerika, seorang warga negara Palestina, serta seorang warga negara Polandia dan Australia diidentifikasi sebagai korban serangan tersebut.

WCK menyebut mereka yang tewas dalam serangan itu sebagai: Saifeddin Issam Ayad Abutaha, 25, warga Australia Lalzawmi (Zomi) Frankcom, 43, Damian Soból dari Polandia, 35, Jacob Flickinger, 33, warga negara ganda AS-Kanada, dan warga negara Inggris John Chapman, 57, James Henderson, 33, dan James Kirby, 47.

Khalifa, yang memiliki jutaan pengikut di platform media sosialnya, telah mendapatkan perhatian dalam beberapa tahun terakhir setelah ia terjun ke dunia politik dan isu-isu sosial.

Dia juga telah mengungkapkan pandangan yang kuat dalam mendukung rakyat Palestina selama perang Israel di Gaza, yang membuatnya marah oleh para pendukung negara Yahudi dan tindakan genosidanya di wilayah pendudukan Palestina.

Baca Juga: Mengapa Israel Membunuh Mohammad Reza Zahedi, Jenderal Iran yang Paling Berbahaya bagi Zionis?

Perusahaan hiburan dewasa AS Playboy mengumumkan pada bulan Oktober bahwa mereka telah memutuskan hubungan dengan Mia Khalifa atas pernyataan yang dia buat setelah 7 Oktober.

Perusahaan tersebut dilaporkan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah mengakhiri hubungannya dengan tokoh media dan mantan aktris film dewasa, termasuk menghapus salurannya di platform pembuatnya.

Playboy mengatakan Khalifa telah melontarkan "komentar menjijikkan dan tercela yang diduga merayakan serangan Hamas terhadap Israel.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
Roy Suryo Bawa Bukti...
Roy Suryo Bawa Bukti Potongan Video Penangkapannya di Sidang Praperadilan
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Berita Terkini
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved