alexametrics

TV Jepang Batalkan Konser K-pop karena Kaus Bom Atom

loading...
TV Jepang Batalkan Konser K-pop karena Kaus Bom Atom
BTS, boyband Korea Selatan yang konsernya dibatalkan TV Jepang karena seorang personelnya pernah mengenakan kaus bergambar ledakan bom atom. Foto/allkpop.com
A+ A-
TOKYO - Sebuah stasiun televisi (TV) Jepang membatalkan konser BTS, sebuah grup musik pop Korea Selatan atau dikenal dengan sebutan K-pop. Musababnya, salah satu personel boyband itu mengenakan kaus bergambar ledakan bom atom seperti awan jamur.

Para superstar internasional dijadwalkan tampil di Asahi TV pada Jumat (9/11/2018), tetapi stasiun televisi itu secara tiba-tiba membatalkan pertunjukan setelah foto anggota BTS, Jimin, yang mengenakan kaus bergambar ledakan bom atom viral.

"Penampilan BTS yang dijadwalkan untuk tanggal 9 telah dibatalkan," kata Asahi TV dalam sebuah pernyataan.

"T-shirt yang dipakai salah satu anggota menjadi berita utama dan menjadi kontroversial," lanjut stasiun TV tersebut, yang menambahkan bahwa mereka telah mendiskusikan "niat" di balik pemakaian baju dengan pihak label rekaman boyband dan akhirnya memutuskan untuk membatalkan konser mereka.

BTS juga mengeluarkan pernyataan soal pembatalan pertunjukan mereka, namun tidak memberikan rincian alasan pembatalan tersebut.

"Kami meminta maaf untuk para penggemar yang kecewa, yang menantikan ini. BTS akan melanjutkan upaya untuk terhubung dengan penggemar di atas panggung dan juga melalui musik," kata kelompok boyband itu di situsnya, seperti dikutip Channel NewsAsia.

Jimin dilaporkan mengenakan kaus itu pada 15 Agustus tahun lalu, yakni ketika Korea Selatan merayakan akhir pendudukan Jepang pada tahun 1945.

Hubungan antara Jepang dan Korea Selatan terus diwarnai oleh perselisihan pahit atas sejarah penjajahan brutal Jepang tahun 1910-1945 atas wilayah semenanjung Korea.

Bulan lalu, Tokyo bereaksi dengan marah setelah pengadilan tinggi Korea Selatan memerintahkan raksasa perusahaan baja Jepang untuk memberikan kompensasi kepada korban program kerja paksa di masa perang.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak