Afrika Selatan Minta Mahkamah Internasional Perintahkan Israel Mundur dari Rafah

Sabtu, 11 Mei 2024 - 09:01 WIB
loading...
Afrika Selatan Minta...
Hakim di Mahkamah Internasional (ICJ) memutuskan tindakan darurat terhadap Israel menyusul tuduhan Afrika Selatan bahwa operasi militer Israel di Gaza adalah genosida yang dipimpin negara, di Den Haag, Belanda, 26 Januari 2024. Foto/REUTERS/Piroschka van
A A A
DEN HAAG - Afrika Selatan meminta Mahkamah Internasional (ICJ) pada Jumat (10/5/2024) untuk memerintahkan tindakan darurat tambahan terhadap Israel atas serangan militernya terhadap Rafah di Jalur Gaza.

Dalam dokumen setebal 10 halaman yang diserahkan ke ICJ, Afrika Selatan meminta Pengadilan Dunia memerintahkan Israel untuk "segera menarik dan menghentikan serangan militernya di Kegubernuran Rafah" dan memfasilitasi "akses tanpa hambatan" terhadap bantuan kemanusiaan dan bantuan kepada penduduk di Gaza, menurut bunyi dokumen itu.

Afrika Selatan juga menuntut masuknya “badan atau pejabat, penyelidik, dan jurnalis yang diberi mandat internasional” ke negara tersebut untuk tujuan “menyimpan bukti”.

Afrika Selatan juga meminta Israel menyerahkan laporan terbuka kepada ICJ dalam waktu satu pekan sejak Jumat, yang merinci tindakan-tindakan yang telah diambil Israel untuk mematuhi “semua tindakan sementara sebelumnya” yang dirinci pengadilan.

Tindakan darurat yang diambil itu merupakan tambahan dari kasus genosida Israel yang sedang berlangsung di pengadilan tinggi PBB di Den Haag, di mana Afrika Selatan menuduh Israel melakukan tindakan genosida terhadap warga Palestina.

Keputusan sementara awal tahun ini memerintahkan Israel mengambil tindakan untuk mencegah tindakan genosida di Gaza namun tidak memerintahkan Israel menghentikan operasi militer, salah satu tuntutan utama Afrika Selatan dalam kasus tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Kebakaran Bar Bangkok...
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Pertama Kali, Militer...
Pertama Kali, Militer AS Gunakan Drone Laut Serang Iran
Rekomendasi
Digelar Hari Ini, Ruben...
Digelar Hari Ini, Ruben Onsu Siap Hadapi Sarwendah di Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
Sejarah Perang Al-Abwa:...
Sejarah Perang Al-Abwa: Perang Pertama dalam Islam yang Terjadi pada Bulan Safar
Berita Terkini
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved