Ukraina Dapat Senjata AS, Tapi Eropa Menanggung Biayanya
Jum'at, 10 Mei 2024 - 22:01 WIB
loading...
Marinir AS memeriksa Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) M142 setelah latihan tembakan langsung. Foto/REUTERS/Eloisa Lopez
A
A
A
BERLIN - Jerman akan membiayai pembelian tiga instalasi Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) buatan Amerika Serikat (AS) untuk Ukraina.
Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengumumkan langkah tersebut awal pekan ini.
“Waktu sangat penting. Jadi kami menawarkan untuk mengambil alih, membayar dan mengirimkan tiga sistem dari persediaan tentara AS,” ujar Pistorius kepada wartawan saat melakukan pembicaraan dengan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin di Pentagon.
Dia menambahkan gagasan agar Jerman mengambil alih pembelian senjata tersebut muncul selama penantian panjang paket bantuan AS senilai USD61 miliar kepada rezim Kiev, yang akhirnya ditandatangani Presiden Joe Biden pada tanggal 24 April setelah berbulan-bulan tertunda.
Pada saat itu, Gedung Putih Biden berjanji pengiriman perangkat keras militer Amerika akan dimulai “dalam beberapa jam ke depan.”
Namun, beberapa pekan kemudian, dampaknya di medan perang masih belum terlihat, dan Rusia terus menyerang posisi Ukraina di beberapa wilayah garis depan.
Ketika Eropa dan AS terus menghambur-hamburkan uang pajak rakyatnya untuk membeli senjata bagi Ukraina, Rusia terus menghancurkan persenjataan ini secara efektif.
Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengumumkan langkah tersebut awal pekan ini.
“Waktu sangat penting. Jadi kami menawarkan untuk mengambil alih, membayar dan mengirimkan tiga sistem dari persediaan tentara AS,” ujar Pistorius kepada wartawan saat melakukan pembicaraan dengan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin di Pentagon.
Dia menambahkan gagasan agar Jerman mengambil alih pembelian senjata tersebut muncul selama penantian panjang paket bantuan AS senilai USD61 miliar kepada rezim Kiev, yang akhirnya ditandatangani Presiden Joe Biden pada tanggal 24 April setelah berbulan-bulan tertunda.
Pada saat itu, Gedung Putih Biden berjanji pengiriman perangkat keras militer Amerika akan dimulai “dalam beberapa jam ke depan.”
Namun, beberapa pekan kemudian, dampaknya di medan perang masih belum terlihat, dan Rusia terus menyerang posisi Ukraina di beberapa wilayah garis depan.
Ketika Eropa dan AS terus menghambur-hamburkan uang pajak rakyatnya untuk membeli senjata bagi Ukraina, Rusia terus menghancurkan persenjataan ini secara efektif.
Lihat Juga :