Ukraina Mengalami Kekurangan Jumlah Tentara, tapi Kenapa Ngotot Melanjutkan Perang dengan Rusia?
Rabu, 03 April 2024 - 17:22 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, angkatan udara Ukraina mengatakan pihaknya menembak jatuh empat drone yang diluncurkan Rusia semalam di provinsi-provinsi tengah.
Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun meninggal di rumah sakit akibat luka yang dideritanya selama serangan Rusia di daerah Kupiansk pada hari Selasa, menurut Gubernur wilayah Kharkiv Oleh Syniehubov. Ayahnya yang berusia 58 tahun tewas dalam serangan itu.
Zelenskyy mengatakan pada hari Rabu bahwa Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, “melihat penghinaan dan penderitaan setiap hari” akibat serangan udara Rusia yang tak henti-hentinya.
Serangan Rusia di seluruh negeri “menimbulkan malapetaka,” tulis Zelenskyy di X, dalam seruan kepada mitra Barat Ukraina untuk memasok lebih banyak sistem pertahanan udara.
Pada bulan Maret saja, pasukan Kremlin meluncurkan lebih dari 400 rudal dari berbagai jenis, 600 drone Shahed rancangan Iran, dan lebih dari 3.000 bom udara berpemandu terhadap Ukraina, katanya.
Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun meninggal di rumah sakit akibat luka yang dideritanya selama serangan Rusia di daerah Kupiansk pada hari Selasa, menurut Gubernur wilayah Kharkiv Oleh Syniehubov. Ayahnya yang berusia 58 tahun tewas dalam serangan itu.
Zelenskyy mengatakan pada hari Rabu bahwa Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, “melihat penghinaan dan penderitaan setiap hari” akibat serangan udara Rusia yang tak henti-hentinya.
Serangan Rusia di seluruh negeri “menimbulkan malapetaka,” tulis Zelenskyy di X, dalam seruan kepada mitra Barat Ukraina untuk memasok lebih banyak sistem pertahanan udara.
Pada bulan Maret saja, pasukan Kremlin meluncurkan lebih dari 400 rudal dari berbagai jenis, 600 drone Shahed rancangan Iran, dan lebih dari 3.000 bom udara berpemandu terhadap Ukraina, katanya.
(ahm)
Lihat Juga :