Mengapa Pesawat Supersonik Akan Gantikan Jet Konvensional?

Sabtu, 30 Maret 2024 - 21:21 WIB
loading...
Mengapa Pesawat Supersonik...
Pesawat supersonik akan mengganti jet konvensional. Foto/Boom Supersonic
A A A
WASHINGTON - Awal bulan ini, sebuah pesawat purwarupa yang mungkin merupakan pesawat supersonik sipil baru pertama yang diluncurkan sejak tahun 1960an mengudara. Ini adalah momen penting dalam era baru perjalanan supersonik yang sangat dinantikan.

XB-1, pesawat demonstran teknologi yang dibangun oleh Boom Supersonic yang berbasis di Colorado, berhasil menyelesaikan uji terbang pertamanya di Mojave Air & Space Port di California, diumumkan pada 22 Maret.

Program XB-1 membuka jalan bagi desain dan pengembangan pesawat komersial Boom Overture, yang menjanjikan jet supersonik pertama di dunia yang dikembangkan secara independen.

Kini, 10 tahun setelah proyek Boom Supersonic dimulai pada tahun 2014, CEO Blake Scholl mengatakan kepada CNN Travel melalui panggilan video, ada beberapa bulan ke depan yang menarik.

Mengapa Pesawat Supersonik Akan Gantikan Jet Konvensional?

1. Tidak Terwujud dalam Semalam

Mengapa Pesawat Supersonik Akan Gantikan Jet Konvensional?

Foto/Boom Supersonic

“Saya sangat yakin akan kembalinya perjalanan udara supersonik, dan pada akhirnya menghadirkan hal tersebut kepada setiap penumpang di setiap rute. Dan itu bukanlah sesuatu yang terjadi dalam semalam,” kata Scholl. “Bagian tersulit dalam membangun jet supersonik adalah membuat sesuatu yang sangat ramping dan licin, dapat lepas landas dan mendarat dengan aman.”

Penerbangan pertama XB-1 memenuhi semua tujuan pengujiannya, termasuk mencapai ketinggian 7.120 kaki (2.170 meter) dengan aman dan kecepatan hingga 238 knot (273 mil per jam).

Ketinggian tersebut sedikit di bawah ketinggian yang dicapai oleh pesawat komersial, yang terbang antara 31.000 kaki hingga 42.000 kaki.

Adapun Mach 1 – kecepatan suara – adalah sekitar 760 mph, tergantung pada ketinggian dan suhu. Namun rencananya XB-1 akan mencapai ambisi supersonik tersebut dengan cukup cepat.

“Kami akan melakukan serangkaian penerbangan – total 10 hingga 15 – selama lima hingga tujuh bulan ke depan untuk memecahkan hambatan suara untuk pertama kalinya,” kata Scholl.

Baca Juga: Spesifikasi Pesawat Pengebom Supersonik Terberat di Dunia Tupolev Tu-160M Milik Rusia

2. Belajar dari Tupolev Tu-144 dan Concorde Inggris

Mengapa Pesawat Supersonik Akan Gantikan Jet Konvensional?

Foto/Boom Supersonic

Hanya ada dua pesawat supersonik sipil: Tupolev Tu-144 Soviet dan Concorde Inggris-Prancis, yang terbang terakhir kali pada Oktober 2003, lebih dari dua dekade lalu.

Kini, industri ini dipenuhi dengan proyek-proyek supersonik dan hipersonik – mulai dari pesawat X-59 “tenang” milik NASA dan Lockheed Martin, yang membatasi ledakan sonik, hingga Hermeus yang berbasis di Atlanta, yang minggu ini meluncurkan pesawat terbang pertamanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Berita Terkini
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved