Warga Israel Pelihara Sapi Merah, Ingin Bangun Kuil Yahudi di Masjid Al-Aqsa

Jum'at, 29 Maret 2024 - 19:01 WIB
loading...
A A A
“Dulu di sana ada gereja, lalu masjid. Awalnya kuil Yahudi, jadi harusnya lagi,” ujar dia. “Tidak harus dengan kekerasan.”

Boruch Fishman, anggota lama gerakan Kuil Ketiga, mengatakan kepada MEE bahwa masih ada jalan panjang antara menyembelih sapi merah dan membangun Kuil Ketiga.

Dia telah mengidentifikasi 13 masalah yang perlu diselesaikan sebelum pembangunan dapat dimulai, termasuk meminta parlemen Israel, Knesset, untuk melegalkan rencana tersebut. “Di situlah saya bisa membantu dari sisi politik,” papar dia.

Sejak Israel menaklukkan dan menduduki Yerusalem Timur pada tahun 1967, pemerintah Israel telah mempertahankan pembatasan ketat pada era Ottoman atas kehadiran orang Yahudi di halaman Masjid Al-Aqsa.

Masuk ke Al-Aqsa juga telah dilarang oleh Kepala Rabbi Yerusalem sejak tahun 1921, dengan dekrit yang menyatakan orang Yahudi dilarang memasuki situs tersebut kecuali “secara ritual bersih”, yang tidak mungkin dilakukan tanpa abu sapi merah.

Namun seiring dengan pergeseran politik dan masyarakat Israel ke arah agama sayap kanan, sejumlah warga Yahudi Israel yang hampir selalu merupakan pemukim, diperbolehkan mengunjungi situs tersebut secara teratur di bawah penjagaan bersenjata.

Komunitas Kuil Ketiga berharap penyembelihan sapi merah Shilo akan memungkinkan orang-orang Yahudi disucikan sehingga mereka dapat melakukan ritual dan ibadah di halaman masjid.

Penelitian yang dilakukan seorang profesor di Universitas Bar Ilan memperkirakan abu seekor sapi dapat dibuat menjadi air pembersih yang cukup untuk 660 miliar pemurnian.

“Salah satu isu utama adalah Wakaf,” ujar Fishman, merujuk pada lembaga amal Islam yang dikelola Yordania yang mengelola Al-Aqsa. “Wakaf mendapat banyak uang dari Yordania dan saya rasa mereka tidak mau menyerahkannya.”

Menurut Fishman, langkah-langkah kecil perlu diambil untuk mengamankan kehadiran Yahudi di Temple Mount. “Komunitas Muslim sangat terpukul saat ini, dan kita harus peka. Yang kami inginkan hanyalah sebuah altar kecil,” ungkap dia.

Beberapa aktivis Kuil Ketiga dan para rabi sebelumnya berusaha melakukan pengorbanan ritual di halaman Masjid Al-Aqsa saat Paskah, namun ditolak oleh tentara Israel.

“Mungkin Wakaf bisa dibujuk untuk membantu mengumpulkan persembahan dan mengumpulkan uang dengan cara itu,” ujar Fishman.

“Tentu saja, tidak semua orang bisa datang dengan membawa sesuatu untuk dikorbankan, itu akan menjadi pertumpahan darah. Namun saya yakin ada perbedaan antara apa yang disampaikan Wakaf secara publik dan pribadi, dan hal ini dapat diyakinkan,” papar dia.

Sebagai tanggapan, juru bicara Wakaf Firas al-Debs mengatakan kepada MEE, “Biarkan mereka mengatakan apa pun yang mereka inginkan dalam konferensi mereka. Wakaf selalu menekankan dalam pernyataannya pendapat tegas bahwa Masjid Al-Aqsa hanya untuk umat Islam dan tidak menerima kemitraan atau perpecahan.”

“Tidak ada gunanya membicarakan konferensi-konferensi ini selama tidak resmi,” tegas dia.

Baca juga: Mahkamah Internasional Perintahkan Israel Fasilitasi Masuknya Bantuan Pangan ke Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Infografis
Militer Israel Akui...
Militer Israel Akui Gagal Hadapi Operasi Badai al-Aqsa 7 Oktober
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved