Cerita Yugoslavia Tembak Jatuh Bomber Siluman F-117 AS dengan Rudal Antik Soviet

Kamis, 28 Maret 2024 - 10:41 WIB
loading...
A A A
"Saya terkejut, karena ini terjadi 25 tahun yang lalu, dan saya adalah bagian dari angkatan udara terbaik di dunia,” kata lanjut Kwiatkowski, yang meninggalkan Pentagon dan menjadi whistleblower Perang Irak tahun 2003.

Selain kemampuan S-125, Kwiatkowski mengatakan “kendornya” keamanan operasi NATO berkontribusi terhadap kehancuran F-117, begitu pula rasa puas diri Angkatan Udara AS dalam membandingkan F-117 berteknologi tinggi dan teknologi silumannya yang lebih baru dengan kemampuan musuh.

“Yugoslavia sendiri dipandang sebagai perang yang ‘aman’ melawan musuh yang lemah,” katanya, menambahkan bahwa agresi udara terhadap negara tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan nilai-nilai AS daripada berjuang untuk mempertahankan atau memenangkan apa pun.

Namun teknologi tidak cukup untuk mematahkan semangat Kolonel Dani dan anak buahnya, kata Kwiatkowski.

“Kolonel Dani adalah seorang pembuat roti, berjuang untuk negaranya, keluarganya, rakyatnya dan tanahnya. Lawannya hanya melakukan pekerjaan yang 'menyenangkan', sesuai petunjuk, dan berharap cerita bagus untuk diceritakan nanti. Kita telah melihat hal seperti ini dalam banyak perang, baik dulu maupun sekarang, di mana penggunaan inovatif apa pun yang Anda miliki—dalam hal pejuang, intelijen, jaringan, senjata, dan segala jenis peralatan—dapat berdampak besar pada lanskap pertempuran," paparnya.

Kwiatkowski mengatakan insiden tanggal 27 Maret 1999 di Buđanovci membongkar mitos teknologi siluman tak terkalahkan yang dijual kepada pemerintah AS oleh Lockheed Martin sebagai produsen pesawat tersebut, dan memaksa AS dan kekuatan udara besar lainnya untuk terus menyempurnakan teknologi tersebut, sekaligus meningkatkan keamanan operasional di Angkatan Udara AS.

“Militer AS meremehkan publisitas negatif tersebut, dan para kontraktor mempunyai alasan baru untuk meminta lebih banyak dana untuk tahun-tahun mendatang. Saya tidak mendapat kesan bahwa keseluruhan kepemimpinan militer AS menghormati ‘musuh’ dan pertahanan udara mereka di era Soviet, tapi menurut saya pilot F-117 menghormatinya,” kata Kwiatkowski.

"Sayangnya, jika tidak, dekade-dekade sejak insiden tersebut tidak banyak mengubah pendekatan AS dalam menggunakan kekuatan militernya di seluruh dunia, selain jutaan orang yang tewas di negara-negara lain," imbuh pengamat militer tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved