Anak-anak Khashoggi Dilaporkan Dilarang Tinggalkan Arab Saudi

Kamis, 25 Oktober 2018 - 03:23 WIB
Anak-anak Khashoggi...
Anak-anak Khashoggi Dilaporkan Dilarang Tinggalkan Arab Saudi
A A A
WASHINGTON - Anak-anak dari jurnalis Jamal Khasghoggi dilaporkan dilarang meninglkan Arab Saudi. Hal ini disampaikan oleh seorang editor The Washington Post.

Khashoggi, seorang wartawan Saudi yang kritis terhadap Riyadh dalam laporannya, tewas di konsulat Saudi di Istanbul awal bulan ini. Kematiannya telah memicu kecaman internasional dan menempatkan ketegangan besar pada hubungan AS-Saudi.

Karen Attiah, editor opini global di The Washington Post, telah sangat vokal tentang situasi yang dihadapi oleh anak-anak Khashoggi. Khashoggi memiliki empat anak, tiga di antaranya dilaporkan memiliki kewarganegaraan ganda Amerika Serikat (AS).

"Khashoggi memberi tahu saya ketika kami pertama kali bertemu bahwa mantan istrinya ditekan untuk akhirnya menceraikannya karena tulisan-tulisan kritisnya," tweet Attiah pada 22 Oktober.

"Orang-orang Saudi menghukumnya dalam kehidupan dengan membatasi perjalanan anak-anaknya, 3 di antaranya adalah berkewarganegaraan ganda AS," imbuhnya seperti dikutip dari laman Business Insider, Kamis (25/10/2018).

Ketika dia masih hidup, Attiah mengaku Khashoggi mengatakan kepadanya apa yang paling membuatnya sedih adalah fakta bahwa Arab Saudi memberlakukan larangan perjalanan pada anak-anaknya setelah dia mulai menulis untuk The Washington Post.

Sementara itu Loveday Morris, seorang reporter di The Washington Post, mengungkapkan sentimen serupa dalam tweet terpisah.

"Ketika saya terakhir berbicara dengan Jamal pada bulan Mei, dia mengeluh tentang meningkatnya penggunaan larangan perjalanan, menggambarkan mereka sebagai 'bentuk hukuman favorit' yang digunakan oleh MBS terhadap keluarga para kritikus," cerita Morris merujuk pada Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

"Keluarganya harus bebas bepergian dan bersama-sama berduka," imbuhnya

Media pemerintah Saudi pada Selasa menerbitkan foto-foto putra Khashoggi, Salah Khashoggi dengan Raja Salman dari Arab Saudi dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman. Putra Khashoggi lainnya, Sahel Khashoggi, juga hadir.

Salah telah dilarang bepergian, menurut apa yang dikatakan seorang teman keluarga kepada The Associated Press.

Pangeran Mohammed dicurigai mendalangi peristiwa yang menyebabkan kematian Khashoggi. Ketika Salah bertemu dengan putra mahkota, banyak yang mencatat wajahnya menunjukkan hal yang menyakitkan.

Business Insider mencoba menghubungi kedutaan Saudi di Washington, tetapi tidak menerima tanggapan langsung.

Tidak jelas apakah Presiden Donald Trump telah membicarakan topik ini dalam diskusinya dengan pemerintah Saudi mengenai kematian Khashoggi.

Business Insider menghubungi Gedung Putih mengenai masalah ini, tetapi tidak menerima tanggapan langsung.

Dalam sebuah pernyataan tentang hilangnya Khashoggi, keluarganya berkata, "Kami sedih dan cemas mengikuti berita yang bertentangan mengenai nasib ayah kami ... Keluarga kami trauma, dan rindu untuk bersama selama masa yang menyakitkan ini."

Baca: Keluarga Khashoggi Serukan Penyelidikan Internasional
(ian)
Berita Terkait
Jamal Khashoggi, Jurnalis...
Jamal Khashoggi, Jurnalis Arab Saudi yang Dibunuh Secara Misterius
Istri Khashoggi Desak...
Istri Khashoggi Desak Turki Serahkan Bukti Pembunuhan Suaminya
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Tiba di Turki, Kasus Khashoggi Ditutup?
Pernah Seteru soal Khashoggi,...
Pernah Seteru soal Khashoggi, Erdogan Hendak Kunjungi Arab Saudi
Pembunuh Khashoggi Dilaporkan...
Pembunuh Khashoggi Dilaporkan Tinggal di Vila Bintang Tujuh Riyadh
BREAKING NEWS-Pria Arab...
BREAKING NEWS-Pria Arab Saudi Tersangka Pembunuhan Khashoggi Ditangkap di Prancis
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
42 menit yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
1 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
8 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
9 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
9 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved