Media Turki: Anggota Tim Algojo Khashoggi Tewas Secara Misterius

Jum'at, 19 Oktober 2018 - 03:25 WIB
Media Turki: Anggota...
Media Turki: Anggota Tim Algojo Khashoggi Tewas Secara Misterius
A A A
ANKARA - Satu dari 15 orang yang disebut sebagai tim algojo Riyadh yang diduga membunuh dan memutilasi wartawan Arab Saudi, Jamal Khashoggi, dilaporkan tewas dalam kecelakan misterius di Saudi. Laporan itu berasal dari media Turki, Yeni Safak.

Media yang mengutip sumber di Saudi tersebut melaporkan bahwa Meshal Saad al-Bostani, 31, seorang letnan Angkatan Udara Kerajaan Saudi tewas dalam kecelakaan mobil yang mencurigakan di Riyadh.

Sebuah cuplikan rekaman dari video CCTV polisi Turki yang dirilis oleh surat kabar Sabah mengidentifikasi Bostani saat dia melintasi Bandara Ataturk Istanbul pada 2 Oktober.

Dia, bersama 14 warga Saudi lainnya diduga tiba dan meninggalkan Turki pada hari yang sama. Mereka dituduh oleh polisi Turki telah menyiksa dan membunuh Khashoggi setelah wartawan pengkritik rezim kerajaan itu memasuki Konsulat Saudi di Istanbul.

Pihak Riyadh belum mengonfirmasi laporan soal kecelakaan misterius Bostani. Laporan media Turki itu memicu spekulasi bahwa ada upaya untuk "menutupi" orang-orang yang merencenakan penghilangan Khashoggi.

Kekhawatiran juga telah disuarakan media Turki lainnya, Hurriyet, bahwa Konsul Jenderal Arab Saudi; Mohammad al-Otaibi, bisa menjadi target eksekusi berikutnya.

Konsul Jenderal tersebut kembali ke Arab Saudi pada 16 Oktober, sebelum pihak berwenang Turki menggeledah tempat tinggalnya sebagai bagian dari penyelidikan.

Dalam laporan rekaman audio Otaibi terdengar mengatakan; "Lakukan di tempat lain di luar atau saya akan mendapat masalah". Suara itu diduga ditujukan kepada para interogator Khashoggi.

"Diam jika Anda ingin hidup ketika Anda kembali ke Arab Saudi," bunyi suara balasan dalam rekaman tersebut yang diduga sebagai suara salah satu interogator Khashoggi.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) yang telah menemui Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menolak berbagi fakta dari kunjungannya.

"Saya tidak ingin membicarakan tentang fakta apa pun," kata Pompeo ketika ditanya apakah orang-orang Saudi memberi tahu dia jika Khashoggi sudah meninggal atau masih hidup.

“Mereka (Saudi) juga tidak mau, karena mereka ingin memiliki kesempatan untuk menyelesaikan penyelidikan ini secara menyeluruh. Dan saya pikir itu hal yang wajar dilakukan agar memberi mereka kesempatan itu. Lalu kita semua akan dapat menilai. Kita semua akan mengevaluasi pekerjaan yang mereka lakukan," ujar Pompeo, seperti dikutip Reuters, Jumat (19/10/2018).
(mas)
Berita Terkait
Tunangan Khashoggi Peringatkan...
Tunangan Khashoggi Peringatkan Biden: Jangan Letakkan Minyak di Atas Prinsip
Anggota Dewan Kota Usulkan...
Anggota Dewan Kota Usulkan Nama Jalan Kedubes Saudi Diganti jadi Khashoggi
Jamal Khashoggi, Jurnalis...
Jamal Khashoggi, Jurnalis Arab Saudi yang Dibunuh Secara Misterius
New York Times: Pembunuh...
New York Times: Pembunuh Khashoggi Terima Pelatihan Paramiliter di AS
Istri Khashoggi Desak...
Istri Khashoggi Desak Turki Serahkan Bukti Pembunuhan Suaminya
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Tiba di Turki, Kasus Khashoggi Ditutup?
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
25 menit yang lalu
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
1 jam yang lalu
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
2 jam yang lalu
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
3 jam yang lalu
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
7 jam yang lalu
Infografis
Black Hawk Jatuh, Dua...
Black Hawk Jatuh, Dua Anggota Garda Nasional AS Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved