Anggota Dewan Kota Usulkan Nama Jalan Kedubes Saudi Diganti jadi Khashoggi

Sabtu, 16 Januari 2021 - 12:04 WIB
loading...
Anggota Dewan Kota Usulkan...
Anggota dewan kota Washington mengusulkan untuk mengganti nama jalan tempat Kedutaan Arab Saudi berada menjadi Jamal Khashoggi. Foto/The Intercept
A A A
WASHINGTON - Seorang anggota dewan kota Washington telah mengajukan undang-undang untuk mengganti nama jalan tempat Kedutaan Arab Saudi berada menjadi Jamal Khashoggi . Jamal Khashoggi adalah jurnalis Amerika Serikat (AS) yang tewas di konsulat Arab Saudi di Turki .

Dalam siaran pers yang diterbitkan pada hari Kamis, Anggota Dewan Kota Washington bernama Brooke Pinto mengatakan bahwa dia akan mengajukan "Undang-Undang Penunjukan Jalan Jamal Khashoggi 2021" untuk menghormati kehidupan dan karya Khashoggi serta mengingatkan dunia akan bahaya yang dihadapi jurnalis.

Khashoggi, yang merupakan penduduk AS dan menulis untuk The Washington Post, dibunuh pada 2 Oktober 2018 di konsulat Saudi di Istanbul. Dia pergi ke konsulat untuk mendapatkan surat cerai guna menikahi tunangannya, yang sedang menunggu di luar gedung untuknya dan kemudian menyampaikan berita tentang kepergiannya ketika dia tidak kembali.



"Melalui jurnalismenya, Jamal Khashoggi adalah pembela yang gigih untuk demokrasi, hak asasi manusia dan supremasi hukum. Sebutan 'Jamal Khashoggi Way' ini terletak di depan Kedutaan Besar Saudi di Washington, DC,” kata Pinto dalam pernyataannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
ARMY Syok! Harga Hotel...
ARMY Syok! Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved