AS Jatuhkan Sanksi terhadap 20 Entitas Iran, Termasuk 4 Bank

Rabu, 17 Oktober 2018 - 04:57 WIB
AS Jatuhkan Sanksi terhadap...
AS Jatuhkan Sanksi terhadap 20 Entitas Iran, Termasuk 4 Bank
A A A
WASHINGTON - Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) mengumumkan penjatuhan sanksi baru terhadap 20 entitas (perusahaan) Iran, termasuk empat bank. Gelombang sanksi ini bagian dari imbas penarikan diri Washington dari perjanjian internasional tahun 2015 soal program nuklir Iran.

"Jaringan yang berbasis di Iran ini dikenal sebagai Bonyad Taavon Basij, yang diterjemahkan sebagai Basij Cooperative Foundation, dan terdiri dari setidaknya 20 perusahaan dan lembaga keuangan," kata departemen itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, Rabu (17/10/2018).

Empat bank terkemuka yang menjadi bagian dari 20 entitas yang dijatuhi sanksi AS antara lain Bank Mellat, Sina Bank, Parsian Bank, Mehr Eqtesad Bank.

Lima perusahaan investasi, termasuk Negin Sahel Royal Company dan Mehr Eqtesad Financial Group juga masuk dalam daftar entitas yang terkena sanksi Washington.

Keputusan Departemen Keuangan Amerika ini keluar setelah perwakilan khusus AS untuk Iran, Brian Hook, menegaskan bahwa Washington belum akan mengubah pendiriannya terhadap sanksi Iran.

AS merupakan bagian dari enam negara kekuatan dunia (Rusia, China, Inggris, Prancis dan Jerman) yang meneken perjanjian Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) dengan Iran pada Mei 2015. Saat itu AS di bawah kepemimpinan Presiden Barack Obama.

Dalam JCPOA, Iran bersedia mengekang program nuklirnya. Sebagai imbalannya, sanksi internasional terhadap Teheran dicabut.

Namun, sejak Trump berkuasa tahun 2017 kebijakan Washington terhadap Teheran berubah drastis. Trump nekat menarik diri AS dari JCPOA yang dia anggap sebagai "kesepakatan cacat".

Setelah membuat AS "mengkhianati" JCPOA, administrasi Trump mengembalikan sanksi terhadap Iran yang sempat dicabut.

Penarikan diri AS dari JCPOA telah mendorong penandatangan lain, termasuk Rusia, China dan negara-negara Eropa bertekad menyelamatkan kesepakatan nuklir bersejarah tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Menlu Iran Tantang Trump...
Menlu Iran Tantang Trump Kembali ke Kesepakatan Nuklir 2015
Trump Surati Iran, Beri...
Trump Surati Iran, Beri Ultimatum 2 Bulan untuk Kesepakatan Nuklir Baru
Jelang Lengser, Donald...
Jelang Lengser, Donald Trump Ingin Serang Situs Nuklir Utama Iran
Oman bisa Jadi Penengah...
Oman bisa Jadi Penengah Perundingan Nuklir Baru Iran dan AS
Proposal Nuklir Trump...
Proposal Nuklir Trump Izinkan Iran Memperkaya Uranium
Trump Peringatkan Iran...
Trump Peringatkan Iran Jangan Main-main dengan AS!
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
10 menit yang lalu
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
1 jam yang lalu
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
1 jam yang lalu
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
2 jam yang lalu
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
2 jam yang lalu
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
2 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved