Rudal Rusia Nyasar ke Polandia, Anggota NATO Langsung Siagakan Militer

Minggu, 24 Maret 2024 - 14:40 WIB
loading...
Rudal Rusia Nyasar ke...
Rusia melancarkan serangan rudal dan drone ke Ukraina, tapi ada yang salah sasaran dan jatuh di Polandia. Foto/Reuters
A A A
KYIV - Militer Polandia menyiagakan seluruh armada tempurnya. Itu dilakukan setelah militer Polandia mengatakan salah satu rudal jelajah Rusia sempat melanggar wilayah udara Polandia.

Rusia meluncurkan 57 rudal dan drone ke Ukraina pada Minggu (24/3/2024). Itu termasuk menyerang Kyiv dan wilayah Lviv di Ukraina barat. Sedangkan Angkatan Udara Ukraina menghancurkan 18 dari 29 rudal yang diluncurkan Rusia dan 25 dari 28 drone penyerang.

"Beberapa ledakan mengguncang Kyiv pada Minggu pagi, dengan pasukan pertahanan udara Ukraina menghancurkan sekitar selusin rudal yang diluncurkan Rusia di ibu kota dan sekitarnya," Serhiy Popko, kepala administrasi militer Kyiv, mengatakan melalui Telegram.

Ia menambahkan, hanya ada kerusakan kecil akibat serangan tersebut.

Baca Juga: Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?

Rusia telah menggempur Ukraina selama berhari-hari dalam serangan yang digambarkan oleh Moskow sebagai balas dendam atas serangan Ukraina pada pemilihan presiden baru-baru ini.

“Untuk pagi ketiga menjelang fajar minggu ini, seluruh Ukraina berada dalam siaga udara dan telah disarankan untuk mencari perlindungan,” ungkap Duta Besar AS Bridget Brink menulis di X pada Minggu pagi.

“Rusia terus meluncurkan drone dan rudal tanpa pandang bulu tanpa mempedulikan jutaan warga sipil, dan melanggar hukum internasional.”

Kementerian Pertahanan Rusia tidak segera membalas permintaan komentar.

Sementara itu, militer Polandia mengklaim salah satu rudal jelajah Rusia yang diluncurkan di wilayah Lviv, Ukraina Barat, melanggar wilayah udara Polandia.

“Benda tersebut memasuki ruang angkasa Polandia di dekat kota Oserdow (Provinsi Lublin) dan berada di sana selama 39 detik,” kata angkatan bersenjata di platform media sosial X. “Selama penerbangan, benda tersebut diamati oleh sistem radar militer.”

Angkatan bersenjata sebelumnya mengatakan bahwa Polandia dan pesawat sekutu diaktifkan selama serangan itu untuk menjamin keamanan wilayah udara Polandia.

Walikota Lviv Andriy Sadovyi mengatakan melalui Telegram bahwa tidak ada serangan terhadap kota tersebut namun sekitar 20 rudal dan tujuh drone penyerang telah diluncurkan ke wilayah Lviv yang lebih luas, menargetkan “infrastruktur penting”.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved