Rusia Ancam Habisi Seluruh Tentara Prancis yang Dikirim ke Ukraina
Jum'at, 22 Maret 2024 - 08:47 WIB
loading...
A
A
A
Macron mengatakan “tidak ada batasan” dalam dukungan Paris terhadap Kyiv.
Pada akhir Februari, dia menyarankan agar anggota NATO dapat mengirim pasukan darat ke Ukraina, dan pemimpin tersebut mengulangi pernyataan tersebut pekan lalu, dengan mengatakan: "Kita tidak dapat mengesampingkan opsi karena keamanan Eropa dan keamanan rakyat Prancis dipertaruhkan di sini."
Tolstoy menggemakan ancaman perang nuklir baru-baru ini dari Presiden Rusia Vladimir Putin, dan mengatakan kepada BFM TV bahwa Rusia sedang mempertimbangkan kemungkinan serangan nuklir terhadap Paris, dan bahwa Rusia "siap" untuk perang nuklir".
“Yang penting secara historis bagi Rusia adalah menjamin keamanan negaranya,” kata Tolstoy.
Beberapa hari sebelumnya, pada 14 Maret, Macron mengatakan dalam sebuah wawancara di televisi nasional Prancis; TF1 dan France 2, bahwa meskipun pasukan Barat tidak diperlukan di Ukraina saat ini, dia tidak menutup kemungkinan akan mengirimkan pasukan darat ke negara yang dilanda perang tersebut di masa depan.
“Kita tidak berada dalam situasi seperti itu saat ini,” kata Macron, seraya menambahkan, “semua opsi ini mungkin dilakukan.”
Pada akhir Februari, dia menyarankan agar anggota NATO dapat mengirim pasukan darat ke Ukraina, dan pemimpin tersebut mengulangi pernyataan tersebut pekan lalu, dengan mengatakan: "Kita tidak dapat mengesampingkan opsi karena keamanan Eropa dan keamanan rakyat Prancis dipertaruhkan di sini."
Tolstoy menggemakan ancaman perang nuklir baru-baru ini dari Presiden Rusia Vladimir Putin, dan mengatakan kepada BFM TV bahwa Rusia sedang mempertimbangkan kemungkinan serangan nuklir terhadap Paris, dan bahwa Rusia "siap" untuk perang nuklir".
“Yang penting secara historis bagi Rusia adalah menjamin keamanan negaranya,” kata Tolstoy.
Beberapa hari sebelumnya, pada 14 Maret, Macron mengatakan dalam sebuah wawancara di televisi nasional Prancis; TF1 dan France 2, bahwa meskipun pasukan Barat tidak diperlukan di Ukraina saat ini, dia tidak menutup kemungkinan akan mengirimkan pasukan darat ke negara yang dilanda perang tersebut di masa depan.
“Kita tidak berada dalam situasi seperti itu saat ini,” kata Macron, seraya menambahkan, “semua opsi ini mungkin dilakukan.”
Lihat Juga :