Rusia Hancurkan 6 HIMARS dan 5 Peluncur Rudal Patriot di Ukraina dalam 3 Bulan

Kamis, 21 Maret 2024 - 09:58 WIB
loading...
A A A
Setiap baterai Patriot memiliki beberapa peluncur yang memuat dan menembakkan rudal.

Laporan Newsweek pada Kamis (21/3/2024) menyebutkan bahwa pada awal bulan ini serangan rudal Rusia menghancurkan dua peluncur Patriot yang sedang dalam perjalanan bersama konvoi pasukan Ukraina.

Pasukan Ukraina telah menempatkan baterai Patriot di dekat garis depan, namun tidak jelas berapa banyak peluncur yang berhasil ditargetkan Rusia. Demikian disampaikan Marina Miron, peneliti pascadoktoral di Departemen Studi Perang di King's College London, kepada Newsweek.

Sejak awal tahun 2024, Rusia mengeklaim telah menghancurkan serangkaian peralatan yang dipasok oleh Barat dan dioperasikan oleh Ukraina.

Analis Barat dan sumber-sumber Ukraina menyatakan bahwa Rusia telah menyesuaikan tekniknya, mempersingkat waktu antara menemukan aset-aset utama Ukraina dan menyerang peralatan sebelum Kyiv dapat memindahkan sistem seperti HIMARS ke tempat lain.

Shoigu juga mengeklaim pada hari Rabu bahwa Kyiv telah kehilangan empat tank Abrams buatan AS, 27 kendaraan tempur infanteri Bradley, dan lima tank Leopard buatan Jerman.

Militer Ukraina belum bersedia berkomentar atas klaim Shoigu.

Brigade Mekanik Terpisah ke-47 Ukraina menggunakan Abrams dan Bradley dalam bentrokan sengit di sekitar kota Avdiivka di Donetsk, yang direbut Rusia pada pertengahan Februari, dan dalam pertempuran berikutnya di sebelah barat pemukiman strategis tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
China Geram Dituduh...
China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump
Rekomendasi
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Berita Terkini
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved