5 Negara yang Salurkan Bantuan ke Gaza Lewat Jalur Laut
Rabu, 20 Maret 2024 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
“Tujuan kami adalah membangun jalan raya maritim yang dipenuhi kapal dan tongkang yang berisi jutaan makanan yang terus menuju Gaza,” kata pendiri WCK Jose Andres dan CEO Erin Gore dalam sebuah pernyataan.
Karena tidak adanya infrastruktur pelabuhan di wilayah tersebut, WCK mengatakan pihaknya sedang membangun dermaga pendaratan di Gaza dengan menggunakan material dari bangunan yang hancur dan puing-puing.
![5 Negara yang Salurkan Bantuan ke Gaza Lewat Jalur Laut]()
Foto/Reuters
Uni Emirat Arab mengirimkan bantuan melalui lembaga amal, seperti Open Arms. Mereka tidak melakukan pengiriman langsung. Selain Open Arms, Uni Emirat Arab juga memberikan bantuan kemanusiaan via badan amal World Central Kitchen (WCK) yang berbasis di Amerika Serikat. Kedua lembaga tersebut mengirimkan bantuan melalui Siprus.
![5 Negara yang Salurkan Bantuan ke Gaza Lewat Jalur Laut]()
Foto/Reuters
Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron, membenarkan bahwa Inggris adalah bagian dari rencana koridor maritim.
“Kami terus mendesak Israel untuk mengizinkan lebih banyak truk masuk ke Gaza sebagai cara tercepat untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,” katanya, dilansir Guardian.
Dia menambahkan bahwa “sangat membuat frustrasi” karena Benjamin Netanyahu tidak mengindahkan seruan untuk membuka lebih banyak titik penyeberangan.
Karena tidak adanya infrastruktur pelabuhan di wilayah tersebut, WCK mengatakan pihaknya sedang membangun dermaga pendaratan di Gaza dengan menggunakan material dari bangunan yang hancur dan puing-puing.
4. Uni Emirat Arab

Foto/Reuters
Uni Emirat Arab mengirimkan bantuan melalui lembaga amal, seperti Open Arms. Mereka tidak melakukan pengiriman langsung. Selain Open Arms, Uni Emirat Arab juga memberikan bantuan kemanusiaan via badan amal World Central Kitchen (WCK) yang berbasis di Amerika Serikat. Kedua lembaga tersebut mengirimkan bantuan melalui Siprus.
5. Inggris

Foto/Reuters
Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron, membenarkan bahwa Inggris adalah bagian dari rencana koridor maritim.
“Kami terus mendesak Israel untuk mengizinkan lebih banyak truk masuk ke Gaza sebagai cara tercepat untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,” katanya, dilansir Guardian.
Dia menambahkan bahwa “sangat membuat frustrasi” karena Benjamin Netanyahu tidak mengindahkan seruan untuk membuka lebih banyak titik penyeberangan.
(ahm)
Lihat Juga :