Vladimir Putin Menang, 7 Negara Ini Menuduh Pemilu Rusia 2024 Curang

Selasa, 19 Maret 2024 - 18:58 WIB
loading...
A A A
“Setiap orang di dunia memahami bahwa orang ini (Putin), seperti banyak orang lainnya sepanjang sejarah, tidak akan berhenti untuk memerintah selamanya. Tidak ada kejahatan yang tidak akan dia lakukan untuk mempertahankan kekuasaan pribadinya. Dan tidak ada seorang pun di dunia ini yang akan terlindungi dari hal ini." ucap Zelensky seperti dikutip Selasa (19/3/2024).

Baca Juga: Mengapa Drone Jadi Senjata Pamungkas untuk Bertahan dalam Perang dengan Rusia?

2. Inggris

Inggris menjadi salah satu negara Barat yang mengecam hasil pemilu Rusia 2024. Mengutip Al Jazeera, Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron, menyebut jalannya pemilu di Rusia sebagai ‘ilegal’.

Lebih jauh, Cameron menyebut salah satu penyimpangannya terlihat pada kurangnya pilihan bagi pemilih. Selain itu, jalannya pemilu juga tidak dipantau secara independen oleh OSCE.

“Ini tidak seperti pemilu yang bebas dan adil,” cuit Cameron melalui sebuah postingan di X (dulu Twitter).

3. Prancis

Prancis menggambarkan jalannya pemilu Rusia berlangsung di tengah "represi". Mereka pun mendapat banyak laporan bahwa banyak warga Rusia yang menunjukkan penolakan mereka atas hasil pemilu.

Kementerian Luar Negeri Perancis bahkan mengatakan bahwa Rusia tidak memenuhi persyaratan untuk menjalankan pemilu yang bebas, pluralis dan demokratis. Lebih jauh, mereka juga menyoroti jalannya pemungutan suara yang terjadi di tengah meningkatnya penindasan terhadap masyarakat sipil dan segala bentuk oposisi terhadap rezim.

4. Jerman

Berikutnya ada Jerman. Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock telah menolak terpilihnya kembali Putin, terlebih setelah berlangsungnya pemungutan suara ‘tanpa pilihan lain’.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved