Profil Shaun King, Eks Pendeta Kristen Tersohor AS Masuk Islam karena Gaza
Selasa, 12 Maret 2024 - 12:55 WIB
loading...
Jeffery Shaun King, aktivis dan mantan pendeta Kristen tersohor Amerika Serikat, masuk Islam setelah menyaksikan krisis kemanusiaan di Gaza, Palestina. Foto/SAMAA TV
A
A
A
JAKARTA - Jeffery Shaun King, seorang aktivis dan mantan pendeta Kristen tersohor Amerika Serikat (AS), mengumumkan bahwa dia masuk Islam setelah menyaksikan krisis kemanusiaan di Gaza. Dia masuk Islam tepat pada hari pertama Ramadan di Amerika, Senin (11/3/2024)
“Saya tidak tahu apakah saya akan berada di sini hari ini tanpa penderitaan, rasa sakit, dan trauma selama enam bulan terakhir yang kita lihat di Gaza,” kata King.
“Saya sangat tersentuh melihat orang-orang yang saat ini berada di tempat yang paling berbahaya dan traumatis di muka bumi ini, terkadang masih bisa melihat apa pun kecuali puing-puing dan sisa-sisa keluarga mereka, dan masih bisa melihat makna dan tujuan hidup," ujarnya, seperti dikutip Relevant Magazine, Selasa (12/3/2024).
Baca Juga: Aktivis AS Pembela Palestina Shaun King Masuk Islam pada Hari Pertama Ramadan
Dalam sebuah video yang dibagikan ke Facebook, Shaun King dan istrinya; Rai King membacakan syahadat—ikrar iman Muslim—di bawah bimbingan imam Palestina-Amerika Omar Suleiman di sebuah masjid di Dallas, Texas.
“Saya tidak tahu apakah saya akan berada di sini hari ini tanpa penderitaan, rasa sakit, dan trauma selama enam bulan terakhir yang kita lihat di Gaza,” kata King.
“Saya sangat tersentuh melihat orang-orang yang saat ini berada di tempat yang paling berbahaya dan traumatis di muka bumi ini, terkadang masih bisa melihat apa pun kecuali puing-puing dan sisa-sisa keluarga mereka, dan masih bisa melihat makna dan tujuan hidup," ujarnya, seperti dikutip Relevant Magazine, Selasa (12/3/2024).
Baca Juga: Aktivis AS Pembela Palestina Shaun King Masuk Islam pada Hari Pertama Ramadan
Dalam sebuah video yang dibagikan ke Facebook, Shaun King dan istrinya; Rai King membacakan syahadat—ikrar iman Muslim—di bawah bimbingan imam Palestina-Amerika Omar Suleiman di sebuah masjid di Dallas, Texas.
Lihat Juga :