Dahsyatnya Misil Hipersonik Rusia Hancurkan 2 Peluncur Rudal Patriot AS di Ukraina

Minggu, 10 Maret 2024 - 10:52 WIB
loading...
A A A
Tidak jelas mengapa kru Patriot Ukraina tidak memiliki perlindungan pertahanan udara saat melakukan perjalanan. Mungkin saja Angkatan Udara Ukraina terlalu lemah dalam melindungi kota-kota Ukraina, begitu pula pasukan darat untuk melindungi diri mereka sendiri.

Meski jelasnya, retakan juga muncul dalam cakupan pertahanan udara Angkatan Darat. Baru minggu ini, Rusia kembali mengeklaim pembunuhan pertama mereka: mencari lokasi dengan drone dan menyerang, dengan Iskander lainnya, peluncur Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) milik Angkatan Darat Ukraina.

Betapapun berlebihannya pertahanan udara Ukraina sebelum Rusia meledakkan dua peluncur Patriot mereka dan kemungkinan besar akan membunuh awak mereka yang berpengalaman, pertahanan udara Ukraina sekarang bahkan lebih berlebihan lagi. Mereka mungkin kesulitan untuk mengganti peluncur yang hilang tersebut.

Hal ini karena perusahaan AS, Raytheon, adalah satu-satunya pembuat perangkat keras Patriot, meskipun ada mitra Jerman yang berkontribusi dalam produksi rudal Patriot. Ukraina atau salah satu sekutunya mungkin akan membeli peluncur pengganti untuk menggantikan dua peluncur yang baru saja dihancurkan Rusia, namun pembelian itu bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, dan menelan biaya jutaan dolar yang mungkin belum dianggarkan oleh Kyiv.

Tidak, Ukraina cenderung menerima baterai dan rudal Patriotnya sebagai sumbangan. Meskipun Jerman, Belanda, atau operator Eropa lainnya dapat memberikan lebih banyak perangkat keras, akan lebih bijaksana jika perangkat keras tersebut datang dari sumbernya; Amerika Serikat.

Namun Partai Republik yang mendukung Rusia di Kongres AS, sejak Oktober, telah menghalangi bantuan AS lebih lanjut ke Ukraina. Jadi setiap peluncur Patriot yang hilang dari Ukraina adalah peluncur Patriot yang tidak dapat mereka gantikan dengan mudah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Ketika Raja Charles...
Ketika Raja Charles Terkagum-kagum dengan Masjid Cambridge: Saya Sangat Terkesan!
Rekomendasi
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved