Sambut Ramadan, Juru Bicara Brigade Al-Qassam Abu Ubaidah Beri Pidato Terpanjang

Sabtu, 09 Maret 2024 - 09:15 WIB
loading...
A A A
Mengenai topik pertama, Abu Obeida tidak berkata apa-apa, dan mengenai topik kedua, dia hanya menyatakan kembali syarat Perlawanan bahwa gencatan senjata tidak mungkin terjadi tanpa gencatan senjata permanen.

“Pertempuran Badai Al-Aqsa memasuki hari ini, dan perang biadab terhadap rakyat kita ini sudah memasuki bulan keenam, dan musuh kriminal masih terus melakukan pembantaian Nazi yang nyata terhadap rakyat kita, yaitu pembunuhan, kelaparan, pengetatan, dan penghancuran serta mengabaikan semua hukum di dunia,” tegas Abu Ubaidah.

Dia menjelaskan, “Rakyat kita sedang menghadapi agresi Zionis Amerika yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah, sehingga pertempuran ini, Insya Allah, akan membentuk satu fase baru tidak hanya di tingkat Gaza dan Palestina tetapi juga di tingkat dunia, sebuah fase yang judulnya adalah adalah hak hanya dapat diambil dengan kekerasan dan senjata serta setiap pencari hak tidak boleh menunggu fatamorgana dari kekuatan internasional yang telah menindas masyarakat dan memperbudak bangsa-bangsa.”

“Komunitas internasional dan undang-undangnya yang sudah ketinggalan zaman dirancang untuk melindungi ketidakadilan, penindasan, dan agresi dengan kekuatan tirani, yang berada di garis depan pemerintahan Amerika,” tegas dia.

Abu Ubaidah menekankan, “Rakyat kami dan perlawanan kami memahami persamaan ini sejak awal, maka perlawanan rakyat kami dan revolusi yang diperbarui, dan oleh karena itu epik 7 Oktober terjadi sebagai respons terhadap agresi berkelanjutan selama puluhan tahun, yang berpuncak pada upaya untuk melakukan Yudaisasi, mengalahkan, dan memancing perasaan seluruh umat Islam.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Dokumen Rahasia AS Ungkap...
Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO
Rekomendasi
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Berita Terkini
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Infografis
Sniper Ghoul, Senjata...
Sniper Ghoul, Senjata Berbahaya Buatan Brigade Al Qassam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved