Palestina Serukan OKI dan Liga Arab Gelar Pertemuan Darurat

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 16:22 WIB
loading...
Palestina Serukan OKI...
Palestina menyerukan OKI dan Liga Arab untuk menggelar pertemuan darurat menolak kesepakatan normalisasi hubungan UEA-Israel. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Palestina menyerukan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab menggelar pertemuan darurat untuk menolak kesepakatan normalisasi hubungan Uni Emirat Arab (UEA) dengan Israel . Negara Monarki Arab itu mencapai kesepakatan normalisasi hubungan dengan Israel setelah ditengahi oleh Amerika Serikat (AS), yang merupakan sekutu keduanya.

"Para pemimpin Palestina menyerukan segera diadakannya sesi darurat Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk menolak deklarasi ini," bunyi pernyataan yang dikeluarkan Kedutaan Besar Palestina di Jakarta, menyebut perkembangan terakhir sebagai situasi yang berbahaya.

"Pimpinan Palestina juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk mematuhi hukum internasional dan resolusi legitimasi internasional yang menjadi dasar untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel, dan bahwa perdamaian hanya dapat dicapai melalui penghentian total kependudukan atau penjajahan Israel di wilayah Palestina," sambung pernyataan itu yang diterima Sindonews, Jumat (14/8/2020).

Kedubes Palestina menegaskan menolak dan mengecam dengan kuat kesepakatan yang mengejutkan tersebut meski dengan imbalan penangguhan sementara rencana aneksasi tanah Palestina di Tepi Barat. (Baca: Dibantu Trump, Israel dan UEA Capai Kesepakatan Normalisasi Hubungan )

"Pemimpin Palestina menganggap langkah ini menghancurkan inisiatif perdamaian Arab dan resolusi KTT Arab dan Islam, dan legitimasi internasional, dan sebagai agresi terhadap rakyat Palestina, dan pengabaian hak dan kesucian Palestina, terutama Yerusalem dan kemerdekaan Negara Palestina di perbatasan 4 Juni 1967," kata Kedubes Palestina.

Palestina menganggap apa yang dilakukan oleh UEA adalah pengkhianatan terhadap Yerusalem, Al-Aqsa dan perjuangan Palestina, dan pengakuan atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. (Baca: Presiden Palestina Tolak dan Kecam Kesepakatan Israel-Uni Emirat Arab )

Palestina juga menolak untuk menukar penangguhan aneksasi ilegal untuk normalisasi hubungan UEA dan menggunakan isu Palestina sebagai kedok untuk tujuan tersebut.

"Palestina memperingatkan saudara-saudara untuk tidak tunduk pada tekanan Amerika, mengukuti jejak UEA, dan normalisasi bebas dengan negara penjajah Israel yang dengan itu mengorbankan hak-hak Palestina," imbau Kedubes Palestina.

"Palestina menegaskan bahwa UEA, atau pihak lain, tidak memiliki hak untuk berbicara atas nama rakyat Palestina, dan tidak mengizinkan siapa pun untuk campur tangan dalam urusan Palestina atau melaporkan atas nama mereka tentang hak-hak sah mereka di Tanah Air mereka," demikian bunyi pernyataan itu.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Musuh-musuh Utama AS...
Musuh-musuh Utama AS dan NATO akan Gelar Latihan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved