Australia Ingatkan Negara-negara Asia Tenggara tentang Ancaman Pertahanan

Senin, 04 Maret 2024 - 14:53 WIB
loading...
Australia Ingatkan Negara-negara...
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong berbicara saat dia dan Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo menghadiri Forum Kerjasama Maritim KTT Khusus ASEAN-Australia, di Melbourne, Australia 4 Maret 2024. REUTERS/Jaimi Joy
A A A
MELBOURNE - Australia mengatakan negara-negara Indo-Pasifik dan Asia Tenggara menghadapi ancaman pertahanan yang serius. Karena itu, Canberra menyisihkan lebih banyak dana untuk proyek keamanan maritim dengan negara-negara ASEAN selama pertemuan puncak dengan para pemimpin regional di Melbourne.

Menteri Luar Negeri Penny Wong mengumumkan pendanaan sebesar USD186,7 juta untuk proyek-proyek ASEAN di berbagai bidang termasuk keamanan maritim, di tengah ketegangan atas meningkatnya ketegasan China dan sengketa klaimnya atas Laut China Selatan.

“Kami menghadapi tindakan yang tidak stabil, provokatif, dan koersif termasuk tindakan tidak aman di laut dan udara,” kata Wong dalam pidatonya di KTT tersebut, tanpa menyebut nama China, dilansir Reuters.

“Apa yang terjadi di Laut Cina Selatan, di Selat Taiwan, di subkawasan Mekong, di seluruh Indo-Pasifik, berdampak pada kita semua.”

Melbourne menjadi tuan rumah bagi para pemimpin dan pejabat dari 10 anggota Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) untuk pertemuan puncak dari Senin hingga Rabu. Anggota ASEAN, Myanmar, tidak disertakan karena konflik yang sedang berlangsung di negara tersebut.

Baca Juga: Intelijen Asing Sering Manfaatkan Warga Australia untuk Agen Mata-mata
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Iran Ancam Pembalasan...
Iran Ancam Pembalasan Dahsyat ke AS: Tidak Pernah Mereka Bayangkan Sebelumnya
Rekomendasi
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
Berita Terkini
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved