Kim Jong-un Cabut Lockdown, Tolak Bantuan Banjir dan Virus

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 09:40 WIB
loading...
Kim Jong-un Cabut Lockdown,...
Pemimpin Korut Kim Jong-un mencabut lockdown di Kaesong dan menolak bantuan untuk banjir serta virus. Foto/AP
A A A
SEOUL - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un , mencabut penguncian (lockdown) terhadap kota di dekat perbatasan dengan Korea Selatan (Korsel) di mana ribuan orang telah dikarantina selama berminggu-minggu karena kekhawatiran akan virus Corona . Begitu laporan kantor berita resmi Korut, KCNA.

Meski begitu, dalam pertemuan partai yang berkuasa pada hari Kamis, diktator muda Korut itu bersikeras akan menutup perbatasannya dan menolak bantuan dari luar negeri karena telah melakukan kampanye anti virus yang agresif. Korut juga telah membangun kembali ribuan rumah, jalan dan jembatan yang rusak akibat hujan lebat serta banjir dalam beberapa minggu terakhir. (Baca: Lokasi Reaktor Nuklir Korut Terancam Banjir, Rumah Pompa Rusak )

KCNA juga melaporkan Kim Jong-un telah menggantikan Kim Jae-ryong sebagai perdana menteri setelah evaluasi kinerja Kabinet dalam urusan ekonomi dan menunjuk Kim Tok-hun sebagai penggantinya.

"Selama pertemuan pada Kamis kemarin, Kim Jong-un mengatakan bahwa setelah tiga minggu situasi serangan virus di Kaesong telah stabil dan menyatakan terima kasih kepada penduduk karena bekerja sama selama penguncian," tulis KCNA seperti dikutip dari AP, Jumat (14/8/2020). (Baca: Kim Jong-un Naik Mobil Mewah Sambangi Desa Dilanda Banjir )

Pada akhir Juli, Kim Jong-un memerintahkan penguncian total di Kaesong dan meminta negara itu beralih ke "sistem darurat maksimum" setelah Korut mengklaim menemukan seseorang dengan gejala Covid-19.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved