Putri Nawaz Sharif Jadi Menteri Utama Punjab, Apakah Politik Dinasti Makin Mencengkeram Pakistan?

Selasa, 27 Februari 2024 - 15:45 WIB
loading...
Putri Nawaz Sharif Jadi...
Maryam Nawaz, putri mantan perdana menteri Pakistan tiga kali Nawaz Sharif, terpilih pada Senin sebagai kepala provinsi terpadat di negara itu, Punjab. Foto/Reuters
A A A
ISLAMABAD - Maryam Nawaz, putri mantan perdana menteri Pakistan tiga kali Nawaz Sharif, terpilih pada Senin sebagai kepala provinsi terpadat di negara itu, Punjab, dalam sebuah langkah yang menggarisbawahi semakin meluasnya cengkeraman politik keluarga di Pakistan.

Maryam, 50, pewaris politik ayahnya, adalah wanita pertama yang menjadi ketua menteri Punjab – sebuah jabatan yang telah lama menjadi batu loncatan untuk menjadi perdana menteri negara tersebut.

Dia memperoleh 220 suara dari 371 kursi di majelis provinsi, kata ketua majelis Punjab setelah dia mengumumkan hasil pemilu yang diboikot oleh partai oposisi Dewan Sunni Ittehad yang didukung oleh mantan perdana menteri Imran Khan yang dipenjara.

Khan dan sekutu-sekutunya menuduh pemilu nasional pada 8 Februari dicurangi terhadap mereka – sebuah tuduhan yang dibantah oleh komisi pemilu negara tersebut.

“Saya kecewa pihak oposisi tidak hadir di sini untuk menjadi bagian dari proses demokrasi ini,” kata Maryam dalam pidatonya di DPR setelah memenangkan pemilu, dan menambahkan bahwa pintunya terbuka untuk melakukan pembicaraan dengan pihak oposisi.

Maryam adalah anggota keempat dari keluarganya yang menjadi menteri utama Punjab, yang menyumbang 53% dari 241 juta penduduk Pakistan dan 60 persen dari PDB Pakistan yang berjumlah $350 miliar. Ini juga merupakan provinsi asal keluarga Sharif.

Ayahnya, Nawaz Sharif, dan adik laki-lakinya, Shehbaz Sharif, juga pernah menjadi menteri utama Punjab. Putra Shehbaz memegang jabatan tersebut selama beberapa bulan pada tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Beda Jagoan Final Piala...
Beda Jagoan Final Piala Dunia dengan Gus Muhaimin, Bang Jamil: Persaudaraan Tetap Nomor Satu
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Menteri Singapura Mendadak...
Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Berita Terkini
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Infografis
Pemicu Makin Banyak...
Pemicu Makin Banyak WNI Pindah Jadi Warga Negara Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved