Pemimpin Negara NATO Keseleo Lidah, Sebut Rusia Harus Menang Perang
Selasa, 27 Februari 2024 - 07:10 WIB
loading...
A
A
A
Kanada sendiri belum memenuhi anggaran belanja militer yang dimandatkan NATO, yang dipatok sebesar 2% dari PDB pada tahun lalu. Trudeau telah berjanji bahwa Ottawa akan meningkatkan upayanya.
Pemimpin Kanada tersebut juga mendesak negara-negara Barat untuk "bersandar" dan memastikan bahwa mereka tidak hanya menghadapi tantangan sehari-hari. "Namun juga membangun perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan untuk generasi mendatang," katanya.
“Ini adalah masa di mana warga negara tidak bisa menganggap remeh demokrasi mereka,” kata Trudeau, setelah sepakat dengan Tusk mengenai bahaya para pemimpin di Eropa yang menghalangi front persatuan untuk mendukung Ukraina.
Salah ucap Trudeau dalam teori Freudian terjadi ketika beberapa media Barat mencatat memburuknya posisi Ukraina dalam konflik tersebut, menyusul kemenangan Rusia di Avdiivka.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matt Miller juga melakukan kesalahan serupa pada bulan Juli lalu, ketika dia menggambarkan konflik tersebut sebagai kegagalan strategis bagi Ukraina dalam konferensi pers—dua kali—sebelum bersikeras bahwa yang dia maksud adalah Rusia. Dia menyalahkan faktor kelelahan sebagai penyebab salah ucap.
Pemimpin Kanada tersebut juga mendesak negara-negara Barat untuk "bersandar" dan memastikan bahwa mereka tidak hanya menghadapi tantangan sehari-hari. "Namun juga membangun perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan untuk generasi mendatang," katanya.
“Ini adalah masa di mana warga negara tidak bisa menganggap remeh demokrasi mereka,” kata Trudeau, setelah sepakat dengan Tusk mengenai bahaya para pemimpin di Eropa yang menghalangi front persatuan untuk mendukung Ukraina.
Salah ucap Trudeau dalam teori Freudian terjadi ketika beberapa media Barat mencatat memburuknya posisi Ukraina dalam konflik tersebut, menyusul kemenangan Rusia di Avdiivka.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matt Miller juga melakukan kesalahan serupa pada bulan Juli lalu, ketika dia menggambarkan konflik tersebut sebagai kegagalan strategis bagi Ukraina dalam konferensi pers—dua kali—sebelum bersikeras bahwa yang dia maksud adalah Rusia. Dia menyalahkan faktor kelelahan sebagai penyebab salah ucap.
(mas)
Lihat Juga :