Pemimpin Negara NATO Keseleo Lidah, Sebut Rusia Harus Menang Perang
Selasa, 27 Februari 2024 - 07:10 WIB
loading...
PM Kanada Justin Trudeau (kiri) konferensi pers bersama PM Polandia Donald Tusk di Warsawa. Trudeau salah ucap dengan mengatakan Rusia harus menang perang melawan Ukraina. Foto/TVN24
A
A
A
WARSAWA - Pemimpin Kanada, salah satu anggota NATO, keseleo lidah ketika mengomentari perang Rusia-Ukraina. Dia mengatakan Moskow harus memenangkan perang, tapi bergegas meralat ucapannya.
Salah ucap oleh Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau itu disampaikan dalam konferensi pers bersama PM Polandia Donald Tusk di Warsawa pada hari Senin.
Dalam komentarnya, Trudeau pada awalnya mendesak negara-negara NATO untuk meningkatkan belanja militer mereka dan mengirim lebih banyak senjata dan amunisi ke Ukraina.
“Kami tahu bahwa Rusia harus memenangkan perang ini," ujar Trudeau, yang dengan cepat menyadari bahwa dia salah ucap.
"Maaf, Ukraina harus memenangkan perang melawan Rusia,” lanjut Trudeau, seperti dikutip AP, Selasa (27/2/2024).
Baca Juga: AS: Putin Gagalkan Amerika untuk Membarat-baratkan Rusia
Dalam konferensi pers tersebut, PM Tusk menyesalkan bahwa negara-negara kaya NATO di Eropa tidak dapat membangun kapasitas pertahanan yang benar-benar melebihi kemampuan Rusia. Dia pun mendesak blok militer yang dipimpin Amerika Serikat (AS) tersebut untuk berbuat lebih banyak.
Salah ucap oleh Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau itu disampaikan dalam konferensi pers bersama PM Polandia Donald Tusk di Warsawa pada hari Senin.
Dalam komentarnya, Trudeau pada awalnya mendesak negara-negara NATO untuk meningkatkan belanja militer mereka dan mengirim lebih banyak senjata dan amunisi ke Ukraina.
“Kami tahu bahwa Rusia harus memenangkan perang ini," ujar Trudeau, yang dengan cepat menyadari bahwa dia salah ucap.
"Maaf, Ukraina harus memenangkan perang melawan Rusia,” lanjut Trudeau, seperti dikutip AP, Selasa (27/2/2024).
Baca Juga: AS: Putin Gagalkan Amerika untuk Membarat-baratkan Rusia
Dalam konferensi pers tersebut, PM Tusk menyesalkan bahwa negara-negara kaya NATO di Eropa tidak dapat membangun kapasitas pertahanan yang benar-benar melebihi kemampuan Rusia. Dia pun mendesak blok militer yang dipimpin Amerika Serikat (AS) tersebut untuk berbuat lebih banyak.
Lihat Juga :